Ratusan Kepala Sekolah di Minahasa Selatan Akan Dicopot

Kadis Pendidikan Fietber Raco dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Minahasa Selatan Roy Tiwa.

Kadis Pendidikan Fietber Raco dan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Minahasa Selatan Roy Tiwa.

Minsel, PANRITA.News – Ratusan Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara terancam dicopot dan menjadi guru biasa. Pasalnya, ratusan ASN ini adalah Kepala Sekolah di sekolah swasta.

Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Kepala Dikpora, DR Fiebert Raco SPd MSi mengatakan bahwa mereka harus kembali mengajar di sekolah negeri berdasarkan regulasi saat ini.

“Sesuai aturan yang ada, kepala sekolah yang berada di sekolah swasta gajinya akan tidak dibayarkan. Karena, mereka guru ASN, seharusnya tidak bisa lagi mengajar di sekolah swasta. Maka dari itu saya ingatkan, mereka harus kembali ke sekolah negeri, dan mengurus berkas. Karena kalau tidak, akan kena sanksi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minahasa Selatan, Drs Roy F Tiwa, bahwa guru ASN atau kepsek yang berada di swasta, harus dikembalikan ke sekolah negeri.

“Jadi mereka kembali ke sekolah negeri dalam rangka pemenuhan ASN di Minsel. Karena hingga saat ini, guru-guru yang berada di Minsel sudah sangat di butuhkan. Untuk sekolah negeri yang berada di pelosok atau pulau, sangat minim terutama guru ASN, kebanyakan honorer,” ungkapnya, seperti dikutip manadoterkini.com.

Dia menambahakan dalam UU ASN menyebutkan ASN hanya terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Keduanya mengabdi di instansi pusat maupun daerah.

“Guru ASN yang diperbantukan di swasta, sudah saatnya pulang ke asalnya. Kalau menolak, ada sanksi tegas yang akan diberlakukan sesuai PP 53/2010 tentang Disiplin PNS,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar