KPU Gowa Sambangi UIN Alauddin, Mahasiswa Singgung ‘Orang Gila’

Gowa, PANRITA.News – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa kembali menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih. Kali ini, KPU Gowa bertandang ke kampus UIN Alauddin Makassar, Kamis (17/1/2019).

Berdasarkan pantauan Panrita.news, sosialisasi tatap muka yang diadakan di fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Ilmu Politik (FUF) itu, diikuti lebih dari 100 mahasiswa semester 1 hingga semester 1. Hadir pula sebagai narasumber, komisioner KPU Gowa, Nuzul Fitri dan dosen FUF, Sultriana.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III FUF, Dr. Abdullah Thalib, S. Ag.,M.Ag, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan KPU Gowa ini.

“Terimakasih kepada KPU yang bersedia memberikan edukasi kepada mahasiswa yg rata-rata merupakan pemilih pemula ini” ungkapnya.

Sementara itu, komisioner KPU Gowa, Nuzul Fitri mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Umum tahun 2019 dengan tidak Golput. Ia pun memperkenalkan contoh surat suara yang akan dipakai dalam Pemilu tersebut.

Komisioner KPU Gowa, Nuzul Fitri memperkenalkan contoh surat suara Pemilu 2019 kepada mahasiswa UIN Alauddin, Kamis (17/1/2019)

Dalam sesi diskusi, salah satu mahasiswa menanyakan tentang boleh tidaknya orang gila memasuki TPS dan menggunakan hal pilihnya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

“Sesuai keputusan MK, disabilitas kategori tuna grahita berhak memilih, tercatat secara nasional ada 54.295 tuna grahita yg terdaftar di DPT, KPU tidak mendata orang gila yg berkeliaran dijalan-jalan” jelas Nuzul saat menanggapi pertanyaan tersebut.

Diakhir sesi sosialisasi, KPU Gowa menyampaikan ajakan menggunakan hak pilih dengan slogan “Mahasiswa sebagai generasi muda jgn apatis dan golput”.

Tinggalkan Komentar