DPP Gerindra Sebut Dua Petinggi Parpol Dapat Untung Besar dari Impor Gula

Makassar, PANRITA.News – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono menyinggung dua petinggi Partai Politik (Parpol) dari kalangan istana mendapatkan untung besar dari hasil impor raw sugar atau gula industri.

Bagi politisi Gerindra ini, menduga impor gula industri yang dilakukan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag), selama ini sudah melalui proses settingan yang kuat.

“Sudah di setting seolah-olah industri makanan dan minuman membutuhkan raw sugar. Lalu menteri perindustrian keluarkan rekomendasi untuk impor gula idustri, lalu Menperindag keluarkan izin impornya,” beber Arief Poyuono, Sabtu (12/1/2018). 

Lebih jauh, Arief menjelaskan, masalah impor gula industri ini juga merupakan konspirasi antar kedua departemen. Impor raw sugar atau gula industri lewat para importir-importir gula yang diberikan kuota impornya menurutnya, dilakukan demi dana Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Siapa para importir itu? Ya mereka itu, yang jelas sangat dekat dengan Menteri di kedua departemen tersebut. Ini caranya mereka ngeruk duit dari kongkalikong perijinan impor raw sugar. Dan agar untung gede, saya dapat informasi bahwa perusahaan dua petinggi parpol di kekuasaan yang akan mendapatkan ijin impor raw sugar atau gula Industri itu,” tegas aktivis serikat buruh Indonesia itu.

Selain itu, Arief menilai pihak yang melakukan konspirasi tersebut akan membangun konspirasi lagi dengan pihak bea cukai untuk mengamankan impor tersebut. Menurutnya, konspirasi tersebut dilakukan dengan berbagai macam modus.

“Modusnya begini nanti Impor isinya 30% gula industri (Raw sugar) dan 70% gula konsumsi atau white sugar, dan tidak ada yang  bisa tahu isinya, karena itu akan banyak keuntungan, sebab lebih besar untungnya jual gula putih dari pada gula Industri,” pungkasnya.

Leave a Reply