SC: Kongres KNPI Sudah Selesai

Jakarta, PANRITA.News – Steering Committee (SC) Kongres XV Pemuda/KNPI, M. Risman Pasigai menegaskan bahwa prosesi pemilihan Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 sudah memenuhi syarat dan konstitusional.

“Kongres sudah memenuhi syarat karena melalui seluruh rangkaian acara yang telah ditetapkan bersama di forum. Tata tertib persidangan dan pemilihan diikuti secara baik oleh seluruh peserta dan panitia yang dipimpin oleh presidium sidang,” ujar Risman kepada wartawan di Jakarta, Minggu (23/12/2018) .

Risman menjelaskan, dalam draft rancangan pembahasan Kongres yang sudah disusun oleh tim SC terdiri dari Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), Susunan Acara, Tata Tertib Kepesertaan/Persidangan dan juga dilengkapi tata tertib pemilihan.

Ada Oknum yang Bermain

Menurutnya, semua alat kelengkapan itu telah diserahkan kepada DPP KNPI 2015-2018 (Demisioner) Siradjuddin Abdul Wahab yang juga sebagai Ketua Penyelenggara.

“Saya rasa ada oknum yang bermain, karena dalam buku Kongres itu tidak ada Tatib Pemilihan yang sudah SC rancang dan serahkan kepada Penyelengara untuk dicetak” ungkap Risman.

“Justru kami temukan kejanggalan di lapangan, ada Tatib Pemilihan yang terpisah dari buku kongres yaitu berupa fotocopyan yang dibagikan kepada peserta. Itu tidak benar caranya,” sambungnya.

Risman juga mengaku tengah menelusuri jejak pelaku yang menyebar tatib pemilihan di luar draft yang disusun oleh SC itu.

“Kami lagi menelusuri siapa yang mengeluarkan Tatib tersebut dari cetakan buku kongres yang disiapkan SC” papar Risman yang juga Ketua Organisasi DPP KNPI Demisioner.

´╗┐Pemenang Sudah Disepakati

Risman berharap, tidak ada lagi pihak yang mencoba memecah belah Pemuda khususnya DPP KNPI, karena semangatnya Pemuda pada momentum Kongres yang berlangsung di Hotel Forest Bogor pada 18-22 Desember 2018 itu adalah sama, yaitu penyatuan seluruh OKP, DPD KNPI dan pemuda Indonesia secara umum.

“Sudahilah semua permainan yang menjurus kepada perpecahan KNPI dan pemuda Indonesia, Haris Pertama terpilih di forum Kongres yang di sepakati oleh Forum melalui Ketok Palu dan pembacaan Surat Penetapan oleh Pimpinan sidang yang disepakati oleh Forum, termasuk pimpinan sidang yang memandu acara penutupan Kongres” jelasnya.

Lebih lanjut, Risman menyayangkan adanya pihak yang berupaya mempermasalahkan hasil kesepakatan itu. Karena pada dasarnya menurut Risman, dalam forum tersebut, peraih suara terbanyak disepakati menjadi pemenang atau menjadi ketua umum.

“Jadi pendekatan yang digunakan bukan 50 % +1 tetapi siapa peraih suara tertinggi karena proses pemilihannya hanya dua calon, dimana mana namanya pemilihan kalau hanya dua calon maka suara tertinggi lah yang dinyatakan terpilih sebagai ketua umum” tandanya.

Olehnya, Risman selaku SC mengajak seluruh pihak untuk legowo dan menyudahi dinamika yang ada.

“Saya himbau adinda saya Bung Fajri dan pendukungnya untuk membantu mempersatukan pemuda, hentikanlah polemik ini, kita bersatu untuk mempersatukan KNPI yang lagi mengalami dinamika perpecahan yang sangat tajam” tutup Risman.

Untuk diketahui, Haris Pertama terpilih setelah mendapatkan suara sebanyak 84 suara. Sementara Noer Fajrieansyah 82 suara dan Abstain sebanyak satu suara yaitu Ketum DPP KNPI M. Rifai Darus yang menyatakan netral.

Sedangkan Jaksen Kumaat, kandidat lainnya menyatakan mengundurkan diri di depan Forum Kongres yang dinyatakan kuorum oleh Pimpinan Sidang.

Adapun jumlah suara Sah keseluruhan adalah sebanyak 167 setelah OKP IPK dinyatakan tidak hadir oleh Siradjuddin hingga batas waktu yang ditentukan dan disepakati peserta kongres.

Leave a Reply