Satgas Anti Mafia Segera Panggil 6 Saksi Pengaturan Skor Liga Indonesia

Jakarta, PANRITA.News – Kapolri sejauh ini bekerja keras meretas gerakan terselubung mafia sepak bola. Gejalanya jelas ditandai dengan sikap tegas Kapolri Jenderal Tito Karnavian Kepolisian membentuk Satgas Anti Mafia.

Satgas yang dibentuk untuk mengusut kasus pengaturan skor liga sepak bola di Indonesia itu, berencana memanggil sekitar enam saksi pada 26 hingga 28 Desember 2018 mendatang. Hal itu diutarakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, Selasa (25/12/2018).

“Langkah minggu depan yang belum hadir akan dimintai langsung, lima sampai enam orang lagi akan dipanggil, itu terkait peristiwa mafia skor tersebut,” katanya.

Dedi tak menjelaskan secara rinci identas enam orang terkait itu. Namun, ia memastikan, setiap harinya, Satgas akan melakukan evaluasi informasi data yang didapat dari hasil penyelidikan dan penyidikan.

Dengan demikian, konstruksi hukum dapat terbentuk dan mengarah pada penetapan tersangka.

“Satgas ini bekerja secara maksimal, satu mengungkap mafia skor, kedua mengantisipasi liga bergulir masih ditemukan mafia-mafia yang mengatur skor,” jelas Dedi.

Sejauh ini, kata Dedi, sudah lebih dari delapan orang menjalani pemeriksaan. Orang-orang yang diperiksa meliputi wasit, pejabat PT Liga Indonesia, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), masyarakat, hingga pejabat di wilayah Kementerian Pemuda dan Olah Raga.

Untuk diketahui, Satgas Anti Mafia Bola bekerja dengan menerima informasi-informasi dari informan yang kemudian dikembangkan ke penyidikan.

Menurut Surat Perintah Kapolri Nomor 3678 tanggal 21 Desember 2018, Satgas diketuai oleh Brigjen Hendro Pandowo yang merupakan Kepala Biro Provos Polri dan Brigjen Krishna Murti yang merupakan kepala Biro Misi Internasional Divisi Hubintern Polri sebagai wakilnya.

Leave a Reply