LSM Terdaftar di Indonesia Capai 390.293 Organisasi

Jakarta, PANRITA.News – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengklaim jumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia bertambah setiap tahunnya.

Hal itu diungkapkan oleh Staf Ahli Kemenkumham bidang Penguatan Reformasi Birokrasi, Haru Tamtomo di Jakarta, Rabu (14/11/2018). Dalam sehari menurut Haru, ada sekitar 50 hingga 100 organisasi kemasyarakatan baru yang dibentuk dan didaftarkan ke Kemenkumham.

“Jumlah LSM di Indonesia terus bertambah, hingga saat ini mencapai 390.293 organisasi,” katanya.

Menurut Haru, pertambahan jumlah LSM ini diharapkan bisa berperan dalam pembangunan bangsa. Dia menuturkan, sepanjang sejarah, LSM di Indonesia memiliki peran penting.

“Memperjuangkan kemerdekaan, membentuk semangat kebangkitan nasional, ikut serta dalam pembangunan nasional Hingga saat ini, peran itu terus dipelihara baik oleh setiap LSM di Indonesia,” tuturnya.

Haru menambahkan, perlu ada pengelolaan yang baik dari LSM untuk membantu masyarakat. Dia mengatakan bersama pemerintah, LSM harus bisa melaksanakan program meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semangat pembangunan harus senantiasa dibangun dalam tubuh LSM. Sejumlah LSM telah terbukti berkontribusi begitu signifikan untuk pembangunan bangsa, dimulai dari masa kolonial hingga masa kini,” imbuhnya.

Haru mencontohkan beberapa LSM yang berkontribusi bagi Indonesia, diantaranya Budi Oetomo, Syarikat Islam, Taman Siswa, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan Wanita Katolik Republik Indonesia.

Menurut dia, menjamurnya LSM di Indonesia terjadi sejak era reformasi.

“Terutama setelah disahkan UU No.17/2013 tentang organisasi kemasyarakatan,” terangnya.

Haru menambahkan bahwa LSM berperan menjaga persatuan bangsa, menjaga ketertiban umum dan perdamaian, serta menjaga nilai agama, moral dan etika.

Tinggalkan Komentar