Gowa, PANRITA.News — Siapa bilang kepedulian sosial hanya milik orang dewasa? Murid-murid SD Islam Terpadu (SDIT) Al Qalam Gowa membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama.
Lewat program andalan mereka, Sedekah Subuh, para siswa berhasil menggalang dana selama tiga bulan terakhir dan menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga di sekitar sekolah.
Sebanyak 60 kepala keluarga. dari Desa Tamannyeleng dan Kelurahan Benteng Somba Opu menerima paket bantuan yang berisi 10 liter beras dan satu rak telur per keluarga.
Penyaluran berlangsung di lingkungan sekolah, Kecamatan Barombong dimulai pukul 09.00 WITA. Dana sebesar Rp9.534.500, yang dikumpulkan dari celengan subuh para siswa sejak April hingga Juni 2025, menjadi sumber pembiayaan kegiatan ini.
Kepala SDIT Al Qalam Gowa, Ramli, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa sejak dini.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung tentang makna memberi dan pentingnya merasakan penderitaan orang lain,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Kamis (12/6/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Pendidikan Akasyah, H. Rohandi (H. Tuppu), yang mengapresiasi semangat para murid dan guru.
“Kecerdasan akademik penting, tapi tak kalah penting adalah kecerdasan sosial dan spiritual. Inilah generasi masa depan yang kami harapkan,” kata H. Rohandi.
Acara penyaluran ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat setempat, seperti Lurah Benteng Somba Opu Kamariah, Plt. Kepala Desa Tamannyeleng Juriah, serta perwakilan dari Polsek dan Babinsa Barombong. Kolaborasi antara sekolah dan masyarakat ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih hangat di tengah-tengah warga.
Momen mengharukan terjadi saat beberapa penerima bantuan tak kuasa menahan tangis. Salah satu warga bahkan menyampaikan rasa terima kasihnya dengan mata berkaca-kaca.
“Alhamdulillah, ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih untuk anak-anak dan para guru SDIT Al Qalam,” katanya.
Lewat Sedekah Subuh, SDIT Al Qalam Gowa telah menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga wadah menumbuhkan rasa kemanusiaan. Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi besar bagi sekolah-sekolah lainnya di seluruh Indonesia.

Comment