Setelah Didemo, Kejati Sulbar Akan Laporkan Pengunjuk Rasa

Mamuju, PANRITA.News – Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar unjuk rasa menyikapi kasus Lahan Buloa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulaweai Barat) . Pengunjuk rasa mendesak agar tersangka Jentang segera ditahan.

Buntutnya, pihak Kejati Sulbar akan melaporkan sejumlah mahasiswa tersebut ke pihak Kepolisian.

Bukan karena unjuk rasanya, laporan ini diakibatkan karena adanya pengrusakan pintu pagar kantor Kejati di Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang oleh mereka yang berunjuk rasa, Jumat (09/11/2018).

“Insha Allah kita akan laporkan mereka ke Kepolisian karena telah merusak fasilitas egara,”kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin.

Salahuddin mengaku sangat menyesalkan tindakan para peserta aksi tersebut. Pasalnya, pendemo semestinya menyampaikan aspirasi secara damai, tetapi sampai merusak fasilitas negara.

Tinggalkan Komentar