Nurdin Abdullah: Siapa Pun Bisa Jadi Pahlawan

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan Nasional, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Sabtu (10/11) pagi.

Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, NA menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan harus sarat makna dan tidak hanya sekedar acara seremonial saja.

“Bukan hanya prosesi, namun substansi dari Peringatan Hari Pahlawan Nasional harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas NA.

Nilai kepahlawanan menurutnya tidak bersifat statis namun dinamis. Bisa menguatkan bahkan bisa melemahkan. Hari Pahlawan harus menjadi energi baru dan semangat baru mewarisi nilai-nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Adapun tema dari Hari Pahlawan Nasional ini “Semangat Pahlawan di Dadaku”.

“Oleh karenanya, siapa pun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara Indonesia tanpa terkecuali, dapat berinisiatif mengabdikan diri pada hal-hal kemaslahatan untuk diri sendiri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara,” tambahnya.

Lebih lanjut NA menyampaikan, Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang memiliki pandangan global, mampu berkolaborasi untuk bangsa dan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain, khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industry 4.0.

Usai upacara dilanjutkan dengan acara tabur bunga ke makam para pahlawan.

Tinggalkan Komentar