VIDEO: Demo Tolak Jokowi Ricuh, 5 Kader HMI UNISMUH Jadi Korban

Makassar, PANRITA.News – Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya menggelar aksi demo menolak kedatangan Jokowi ke Makassar dalam rangka mengikuti Jalan Sehat Sahabat Rakyat yang akan digelar Minggu (29/7/2018) besok.

Aksi demo digelar di depan Kampus UNISMUH, Sabtu (28/7/2018) yang tergabung di dalamnya adalah kader HMI Kom. Ahmad Dahlan, HMI Kom. Ekonomi Unismuh Makassar, HMI Kom. FKIP Unismuh Makassar, HMI Pers Kom. Munir Mulkhan, dan HMI Pers FAI Unismuh Makassar.

Namun, aksi yang tak kunjung berhenti itu membuat tim kepolisian mengambil tindakan hingga memberikan perlakuan keras kepada 5 Kader HMI, Salah satunya kader dari Komisariat Ahmad Dahlan, Ksatriawan Zaenuddin.

Ksatriawan Zaenuddin
Kader HMI Kom. Ahmad Dahlan Cabang Gowa Raya, Ksatriawan Zaenuddin.

“Saya ingin membantu teman yang ditangkap. Namun, saya kemudian ikut terlibat. Setelah membantu, saya kemudian diringkuk lalu dipukul muka saya. Belum cukup, setelah saya tertidur saya diinjak dan saat berdiri saya menunduk, pihak kepolisian lalu menendang saya dengan lutut mengenai perut dan wajahku,” ungkap Pemuda asal Bantaeng ini.

Belum cukup penyiksaan yang diberikan tim kepolisian, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unismuh Makassar kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pihak polisi.

“Setelah itu, kepala saya dibenturkan ke Pintu Mobil Polisi dan pada saat saya masuk saya sudah minta ampun Polisi tapi entah kenapa saya kemudian kembali mendapat pukulan beberapa kali diatas mobil. Saya tidak tahu dimana kemanusiaan kepolisian. Kami menyuarakan aspirasi dan memang nyata terjadi bahwa Indonesia sedang mengalami krisis,” tuturnya.

Diketahui aksi tersebut menolak kedatangan Joko Widodo dan menegaskan bahwa Nawacita yang diusung Presiden Joko Widodo adalah Janji palsu. Wawan sapan akrabnya meminta permohonan maaf dari kepolisian atas tindakan penganiayaan tersebut.

“Kami akan menggelar aksi lebih besar, jika kepolisian tidak segera meminta maaf di hadapan publik,” tutupnya.

Leave a Reply