Insiden Antar Pendukung, Tim NH-Aziz Diingatkan Tak “Korupsi” Situasi

bentrok antar pendukung

Insiden yang terjadi antar pendukung dua kubu pasangan calon Gubernur Sulawesi Selatan di depan Stasiun TVRI, Rabu (9/5/2018).

Makassar, PANRITA.News – Insiden yang terjadi antar pendukung dua kubu pasangan calon Gubernur Sulawesi Selatan di depan Stasiun TVRI, Rabu (9/5/2018) kemarin terus menuai polemik.

Kubu IYL-Cakka menilai kubu NH-Aziz terus berusaha mendramatisir insiden yang menurutnya hanya provokasi simpatisan penggembiranya ke Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar usai debat kandidat tahap III.

Bahkan, disebutnya, insiden tersebut sangatlah jelas bahwa segerombolan penggembiranya yang kebanyakan remaja dan anak muda berusaha melakukan provokasi ke kubu pendukung IYL-Cakka, namun tim NH justru berusaha “mengkorupsi” situasi bahwa mereka diserang.

Tim IYL-Cakka saat menjelaskan kronologis sesungguhnya, mengatakan bahwa penggembira NH-Aziz lah yang memulai memprovokasi dengan berteriak-teriak saat IYL dan Cakka keluar dari pintu TVRI di Jakarta usai debat pamungkas.

“Jangan situasi juga mau dikorupsi. Memprovokasi duluan, baru seolah-olah mengklaim mereka yang diserang. Itu sama halnya dengan pembohong,” tandas Fadel, aktivis pemuda di Luwu Raya, menanggapi pola kubu NH-Aziz.

Alumnus Unhas ini menegaskan, kubu NH-Aziz seharusnya lebih dewasa dan tidak memutarbalikkan fakta. Sebab jangan sampai pernyataan yang tidak mendasar justru memprovokasi rakyat.

“Kecuali kalau wataknya memang hobi korupsi, itu saya kurang tahu. Karena korupsi bukan sekadar uang saja, tapi bisa juga “mengkorupsi” situasi. Hobi juga kadang susah dihilangkan,” sindirnya.(*)

Editor: Ahmad

Comment