Meski Dibanjiri Fitnah, Puluhan Ribu Relawan Perempuan Total Menangkan DOAMU

Sidrap, PANRITA.News – Fitnah dan berita hoax yang kerap menerpa pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Sidrap nomor urut 2, Dollah Mando – Mahmud Yusuf membuat masyarakat merasa iba kepada pasangan tersebut.

Itu bisa dilihat dari animo relawan pasangan ber-tagline DOAMU tersebut terus bertambah. Terkhusus perempuan, setidaknya tercatat ada 20 ribu anggota tim relawan perempuan yang menamakan diri Srikandi DOAMU total ke pasangan “Duo Insinyur” itu pada pemilihan 27 Juni mendatang.

Terbukti baru-baru ini pada Kampanye terbuka di lapangan Andi Kalimu kelurahan Bilokka Kecamatan Panca Lautang, Rabu (25/04/2018) kemarin, ribuan tim relawan Srikandi mendeklarasikan diri mendukung penuh dan siap memenangkan DOAMU.

“Ada 20 ribu perempuan yang bergabung di sejumlah tim relawan Srikandi DOAMU, ini tersebar ke sejumlah desa/kelurahan di 11 kecamatan, kabupaten Sidrap,” ungkap ketua Srikandi DOAMU, Hj. Andi Dairah Ahmad, Jumat (27/04/2018).

Selain simpati lanjutnya, puluhan ribu relawan perempuan tersebut memang mengaku tertarik dengan program pemberdayaan perempuan modern DOAMU yang banyak menyentuh kalangan ibu rumah tangga seperti pembukaan lapangan kerja dan usaha untuk ibu-ibu, membekali keterampilan untuk perempuan yang includ pada Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan dibangun pemerintahan DOAMU jika terpilih.

Dari pengakuan relawan perempuan, secara keseluruhan itu tertarik melatih ibu-ibu menjahit, tata rias, kuliner, membuat kue kue dan industri rumah tangga lainnya. Itu nanti akan diberi modal usaha juga hingga cara serta trik pemasarannya.

“Jadi ini berantai dan terus berkesinambungan, intinya program pro rakyat DOAMU berusaha menciptakan kondisi tanpa sekat antara pemerintah dengan masyarakat, begitu juga sebaliknya,” jelas Aji Ira sapaan akrab Hj Andi Dairah Ahmad.

Untuk diketahui juga selain pemberdayaan perempuan, DOAMU juga berkomitmen untuk mengentaskan pengangguran dengan mencetak basis tenaga kerja yang tercipta dari alumni BLK.

Editor: Ahmad

Leave a Reply