Legislator Hanura: Program BERSALAM Menjawab Tantangan Masyarakat Pinrang

Febrian

Pinrang, PANRITA.News – Program kerja pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pinrnag Abdul Latif-Usman Marham (BERSALAM) dalam mewujudkan kemakmuran masyarakat Pinrang dianggap sangat realistis dan menjawab tantangan hidup masa depan pinrang.

Salah satu program yang di nilai relevan yakni pemberian Intensif bagi guru mengaji dan imam masjid yang digagas pasangan Abdul Latif-Usman Marham. Program tersebut dianggap sebuah terobosan baru dalam meningkatkan kesejahteraan Imam Masjid dan Guru Mengaji.

Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Pinrang asal Partai Hanura Febrian. Dia menilai program yang digagas pasangan nomor urut 1 sangat rasional dan realistis dijalankan.

“Program yang di tawarkan pasangan Bersalam merupakan program yang rasional dilakukan untuk menjawab tantangan mewujudkan Pinrang lebih sejahtera,” Kata Febrian.

Febrian yang juga salah satu tokoh pemuda kabupaten pinrang, mengaku program pasangan nomor urut 1 dapat tercover dalam APBD Kabupaten Pinrang.

Dan jika melihat dari sisi pembiayaan, melalui APBD, Program Intenaif Guru Mengaji dan Imam masjid, dengan jumlah masjid 770 yang terdapat di Kabupaten Pinrang.

Bukan itu saja Program, Pembiayaan Iyuran BPJS, dan Pembiayaan Pakaian seragam siswa-siswi sangat relevan dengan anggaran APBD. Olehnya itu program yang ditawarkan pasangan BERSALAM telah menjawab kerisauan masyarakat selama ini.

“Ini jawaban dari tantangan hidup masyarakat pinrnag selama ini, pemberian Program gratis Pakian sekolah dan Iyuran BPJS, bagian dari niat pasangan nomor 1 memakmurkan masyarakat Pinrang. Dan jika ingin hidup makmur inilah jawabannya,” ungkap Ketua KNPI Pinrang.

Terkait dengan Program Unggulan bersalam dengan relevansi APBD Pinrang dan sinkronisasi RKPD sangat tepat. Sebagai contoh program kesehatan yang menyasar iuran BPJS dibebankan ke APBD. Untuk BPJS KIS yang tergantung dari APBN dipinrang menurut data di kisaran 60.000an. Kemudian di dana sharing APBD Provinsi dan APBD Pinrang itu di kisaran 40.000an.

Jadi jika dirasiokan secara hitungan 1/2 dari jumlah penduduk kabupaten pinrang untuk sekarang sudah tertanggung. Selebihnya program unggulan bersalam menjadi jawaban untuk pemerataan program kesehatan. Karena semuanya akan tertanggung tanpa melihat klasifikasi masyarakat miskin dan kaya. (*)

Comment