Polri Petakan 5 Daerah Rawan Konflik di Pilkada

Jakarta, PANRITA.News – Jelang Pilkada serentak Juni mendatang, Kepolisian Negara Republik Indonesia memetakan setidaknya lima daerah rawan konflik. Sehingga Lima daerah yang dimaksudkan akan mendapat perhatian khusus dari Polri.

“Kita tentukan ada lima daerah rawan konflik yaitu, Sumatra Utara, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Maluku, dan Papua,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul seperti dikutip Media Indonesia, Jumat (9/2/2018).

Selain lima daerah tersebut, juga terdapat dua daerah yang termasuk kategori potensi kerawanan, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Mengantisipasi daerah tersebut, Polri membentuk dua Satuan Tugas (Satgas), yakni Satgas Anti-Politik Uang dan Satgas Anti-SARA.

Satgas Anti-Politik Uang berada satu lini dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sedangkan, Satgas Anti-SARA berada satu lini dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Martinus mengatakan, Satgas Anti-SARA memang sengaja dibentuk sebagai komitmen menjaga Pilkada yang damai dan tanpa isu SARA. Satgas Anti-SARA ditugaskan untuk meredam panasnya tensi politik Pilkada serentak.

“Bagaimana Pilkada dilakukan secara damai tanpa SARA, tanpa menimbulkan kekacauan, tanpa menyebarkan berita bohong yang berpotensi memecah-belah persatuan,” ungkap Martinus. (Medcom/OL-2)

Tinggalkan Komentar