KPU Belum Serahkan Ijazah Bakal Calon Gubernur ke Disdik, Ada Apa?

Makassar, PANRITA.News - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel meminta kepada Dinas Pendidikan Sulsel untuk memeriksa dan memverifikasi keaslian ijazah bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.Akan tetapi dalam proses serahterima berkas ijazah kandidat, KPU sampai saat ini belum menyerahkan ke Dinas Pendidikan Sulsel. Ada apa? Padahal KPU sendiri yang meminta Dinas Pendidikan sesuai aturan yang ada.Sebelumnya, KPU Sulsel meminta bantuan kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel untuk melakukan verifikasi ijazah pendidikan para balon gubernur.Sebagai pimpinan di Dinas Pendidikan Sulsel, Kadis Pendidikan Sulsel H Irman Yasin Limpo alias None langsung membawa tim verifikasi ijazah ke Sekretariat KPU Sulsel.Sesampai di KPU, antara komisioner KPU dan Dinas Pendidikan Sulsel sepakat untuk mengantar berkas kopian ijazah para calon kandidat ke Dinas Pendidikan untuk kemudian dilakukan verifikasi ijazah.None dan timnya pun kembali ke kantor Dinas Pendidikan Sulsel untuk menunggu berkas atau serahterima berkas dari KPU Sulsel.

“Sesuai janji KPU mereka akan datang menyerahkan berkas ijazah bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur pukul 14.00 Wita. Tapi sampai sekrang tidak ada. Harus ditahu, Dinas Pendidikan Provinsi adalah lembaga yang diakui pemerintah untuk menentukan ijazah tersebut asli atau tidak,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sulsel, Muh Basri, saat dihubungi Rabu (17/1/2018).

Menurutnya, Dinas Pendidikan sampai saat ini menunggu terus KPU.“KPU sendiri yang bersurat ke Dinas Pendidikan. Kita mau periksa sekarang ijazah kandidat tapi KPU tidak datang datang,” ujar Basri.Di Dinas Pendidikan Sulsel punya cara khusus untuk mengetes dan memverifikasi ijazah pendidikan apakah asli atau palsu.“Ada KRL-02 di sini. Data kita lengkap di sini siapa yang pernah sekolah dimana, gampang ngeceknya,” ujar Basri. (*)

Makassar, PANRITA.News – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel meminta kepada Dinas Pendidikan Sulsel untuk memeriksa dan memverifikasi keaslian ijazah bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.

Akan tetapi dalam proses serahterima berkas ijazah kandidat, KPU sampai saat ini belum menyerahkan ke Dinas Pendidikan Sulsel. Ada apa? Padahal KPU sendiri yang meminta Dinas Pendidikan sesuai aturan yang ada.

Sebelumnya, KPU Sulsel meminta bantuan kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel untuk melakukan verifikasi ijazah pendidikan para balon gubernur.

Sebagai pimpinan di Dinas Pendidikan Sulsel, Kadis Pendidikan Sulsel H Irman Yasin Limpo alias None langsung membawa tim verifikasi ijazah ke Sekretariat KPU Sulsel.

Sesampai di KPU, antara komisioner KPU dan Dinas Pendidikan Sulsel sepakat untuk mengantar berkas kopian ijazah para calon kandidat ke Dinas Pendidikan untuk kemudian dilakukan verifikasi ijazah.

None dan timnya pun kembali ke kantor Dinas Pendidikan Sulsel untuk menunggu berkas atau serahterima berkas dari KPU Sulsel.

“Sesuai janji KPU mereka akan datang menyerahkan berkas ijazah bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur pukul 14.00 Wita. Tapi sampai sekrang tidak ada. Harus ditahu, Dinas Pendidikan Provinsi adalah lembaga yang diakui pemerintah untuk menentukan ijazah tersebut asli atau tidak,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Sulsel, Muh Basri, saat dihubungi Rabu (17/1/2018).

Menurutnya, Dinas Pendidikan sampai saat ini menunggu terus KPU.

“KPU sendiri yang bersurat ke Dinas Pendidikan. Kita mau periksa sekarang ijazah kandidat tapi KPU tidak datang datang,” ujar Basri.

Di Dinas Pendidikan Sulsel punya cara khusus untuk mengetes dan memverifikasi ijazah pendidikan apakah asli atau palsu.

“Ada KRL-02 di sini. Data kita lengkap di sini siapa yang pernah sekolah dimana, gampang ngeceknya,” ujar Basri. (*)

Tinggalkan Komentar