Berkomitmen Wakili Semua Kalangan, Muhammad Fadhil: Kita Harus Tahu Cara Memperjuangkannya

Bulukumba, PANRITA.News – Calon Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, Muhammad Fadhil menyatakan bahwa dirinya maju bertarung dalam kontestasi pemilihan Anggota DPRD Bulukumba bukan tanpa alasan.

Caleg DPRD Bulukumba nomor urut 7 dari partai Golkar ini mengaku telah melalui proses panjang soal pemikiran dan pengalamannya untuk terus mengabdikan diri dan bermanfaat bagi orang banyak.

Muhammad Fadhil mengaku sejak awal berkomitmen untuk betul-betul mewakili semua kalangan masyarakat Bulukumba, tanpa terkecuali.

“Saya meminta keikhlasan dan ketulusan untuk warga Bulukumba di Keamatan Gantarang dan Kindang untuk memberikan do’a dan dukungannya dan insya Allah saya akan menjaga amanah,” ungkap Fadhil.

Hal itu terbukti sesuai dengan taglinenya, “Insyaallah De’ Upakasiri’ki“. Ia mengaku, tagline tersebut sebagai penegasan atas trkadnya memperjuangkan Pertanian, pendidikan, sosial dan kesehatan.

“Menjaga amanah rakyat dengan memastikan suara rakyat dipastikan betul-betul terwakilkan tanpa terkecuali, hingga masyarakat memahami bahwa tidak ada satupun suara rakyat yang sia-sia, satu suara sangatlah berarti, olehnya itu harus diamanahakan kepada orang yang tepat,” jelasnya.

Fadhil yang diakuinya berasal dari kalangan bawah memahami betul kebutuhan masyarakat di bidang sosial dan kesehatan.

“Saya pribadi yang merupakan anak petani dan pernah terjun langsung menjadi petani memahami masalah yang dihadapi para petani” jelasnya.

Selain itu, dirinya dikenal cukup lama menempuh pengalaman di dunia pendidikan, sehingga mengetahui apa yang harus diperjuangkan di bidang pendidikan.

Caleg DPRD Bulukumba ini juga menekankan bahwa untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tidak hanya butuh pemahaman terhadap masalah dan kebutuhan masyarakat, akan tetapi harus tahu cara memperjuangkannya.

“InsyaAllah dengan pengalaman pernah terjun ke Pemerintahan sebagai Staf Ahli di Kementerian Desa Republik Indonesia cukup memahami bagaimana cara memperjuangkan hak-hak yang menjadi persoalan di masyarakat,” ungkap Fadhil.

Comment