Makassar, PANRITA.News – Partai pemenang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 silam, kini dinilai gerakannya sudah kendor alias longgar jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
Pasalnya, Partai Golkar Sulawesi Selatan dibawa kepemimpinan Nurdin Halid sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah tingkat satu (DPD I), sudah tidak nampak lagi gerakan-gerakan seperti biasanya.
Hal tersebut diungkapkan, Pengamat Politik Universitas Basowa (Unibos) Makassar, Arif Wicaksono saat dihubungi, Panrita.News, Senin (14/1/2019).
Disinggung bagaimana gerakan Partai Golkar Sulsel dibawa kendali Nurdin Halid, Arif Wicaksono mengaku, sejauh ini memang sudah tidak nampak jelas apa gebrakan dari mantan Colon Gubernur Sulsel itu.
“Saya juga melihat seperti itu. Kepengurusan Golkar Sulsel nampaknya agak sedikit longgar geraknya,” ungkap akademisi Unibos itu.
Meski demikian, dirinya menjelaskan, kemungkinan ada faktor-faktor lain sehingga pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel, belum melakukan gerakan demi gerakan untuk menghadapi momentum Pileg dan Pilpres 17 April 2019 mendatang.
“Tapi bisa jadi juga, semua pihak di Golkar sedang sibuk masing-masing untuk mengejar kursi parlemen,” kata Arif Wicaksono.

Comment