Pasangan Ganjar – Rachmat Gobel di Pilpres 2024 Dinilai Sangat Tepat

Jakarta, PANRITA.News – Sejumlah nama yang berpotensi mendampingi Ganjar Pranowo sebagai Cawapres di Pilpres 2024 mulai bermunculan.

Kendati demikian, sosok cawapres yang tepat mendampingi Ganjar belum diungkapkan.

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto enggan mengungkapkan sosok cawapres yang tepat mendampingi Ganjar. Semua itu sudah ada tahapan-tahapannya. Dalam tahapan-tahapan itu, salah satunya, berkaitan dengan rencana Megawati menemui para ketua umum partai politik.

Sejumlah pihak pun, mulai menawarkan cawapres Ganjar. Mereka menilai sebaiknya cawapres Ganjar berasal dari luar pulau jawa.

Pasangan Ganjar Pranowo dengan Wakil Ketua DPR RI H. Rachmat Gobel dinilai sangat cocok untuk berlaga dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2024.

Ketua Relawan RG Peduli, Andi Rahmat Saleh (ARS) menilai Ganjar Pranowo bisa menjadi representasi capres dari pulau jawa, sedangkan Rachmat Gobel merupakan tokoh dan representasi dari Timur untuk Pilpres 2024.

“Setelah ibu ketum PDIP mengumumkan Ganjar Prabowo sebagai Capres ini, dalam keputusan akal sehat serta kata hati dan demokratis maka sangat tepat Ganjar Berpasangan Rachmat Gobel sebagai Refresentasi wakil dari Indonesia timur,” jelas Andi Rahmat Saleh dalam keterangannya, Minggu (23/4/2023).

Apalagi kata ARS akronim nama Andi Rahmat Saleh, Ganjar Pranowo dan Rachmat Gobel merupakan sama-sama direkomendasikan oleh Partai NasDem pada Rakernas tahun lalu.

Selain itu, ARS menegaskan jika Rachmat Gobel juga memiliki Relawan yang militan di bawah naungan RG Peduli yang sudah terbentuk di seluruh Provinsi di Indonesia.

Menurut ARS, Rachmat Gobel dengan tagline Cahaya dari Timur yang diinisiasi oleh RG Peduli ini dapat melanjutkan tongkat estafet Tokoh dari timur setelah Jusuf Kalla.

“Sosok Rachmat Gobel yang notabene dari tokoh indonesia Timur menurut saya memiliki visi menciptakan kemandirian bangsa yang bisa melanjutkan estafet tokoh dari Timur, oleh karena itu sangat tepat mendampingi Ganjar,” ujar ARS.

Comment