Seberapa Ampuh Vaksin Melawan Varian Omicron? Ini Kata WHO

Fakta Omnicorn, Varian Baru Covid yang Buat Megawati Keluarkan Surat Instruksi

Illustrasi

Jakarta, PANRITA.News – Baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengatakan virus corona varian Omicron dapat merubah arah pandemi.

Seberapa ampuh kah vaksin di dunia ini melawan Omicron?

Senior Advisor of the Director General WHO Bruce Aylward mengungkapkan, dalam hal vaksinasi, yang harus diperhatikan adalah terkait informasi-informasi yang beredar tentang pelaksanaan vaksin.

Sehingga, menurutnya seberapa efektif vaksin saat ini untuk melawan mutasi varian baru virus corona, itu bukan lah pertanyaan yang seharusnya ditanyakan.

Kendati demikian, sampai saat ini WHO masih terus melakukan pengkajian terkait seberapa efektif vaksinasi Covid-19 bisa melawan Omicron.

“Dalam hal vaksin, pertanyaannya bukan tentang vaksin bekerja atau tidak (melawan mutasi virus corona). Kami belum mengetahuinya secara pasti,” ujarnya, Sabtu (11/12/2021).

Hal yang terpenting adalah negara-negara di dunia bisa menghindari kesenjangan vaksinasi Covid-19,sehingga dapat terdistribusi dengan rata.

Lagipula, kata Aylward yang harus diingat saat ini bagaimana virus corona varian Delta telah menewaskan 50.000 jiwa di dunia.

Artinya sampai saat ini, virus corona varian Delta masih sangat berbahaya dan telah menelan banyak korban.

“Orang terobsesi dengan omicron yang menjadi perhatian baru, tapi jangan lupakan varian Delta yang sangat membahayakan,” ujarnya.

“Masih terlalu dini menyebut varian Omicron berbahaya. Dampak varian Delta yang lebih penting untuk diingat,” lanjutnya.

Saat ini WHO pun mengkonfirmasi masih belum ada laporan mengenai kematian akibat varian Omicron, dan saat ini lembaga tersebut masih melakukan kajian lebih lanjut untuk lebih memahami dampak dari varian ini.

Namun, ia tetap mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat, yaitu dengan mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Para ilmuwan Afrika Selatan juga sudah merilis studi pendahuluan kecil tentang efek omicron pada efektivitas vaksin. Ditemukan bahwa varian tersebut secara signifikan mengurangi perlindungan antibodi yang dihasilkan oleh vaksin Pfizer dan BioNTech.

Namun, para ilmuwan mencatat orang-orang yang pulih dari virus dan menerima suntikan booster kemungkinan akan memiliki lebih banyak perlindungan dari penyakit parah.

Comment