Yasonna Laoly Sebut UU Ciptaker Tetap Berlaku dan Pemerintah Siap Perbaiki

Yassona Laoly Sebut UU Ciptaker Tetap Berlaku dan Pemerintah Siap Perbaiki

Menkum HAM RI, Yassona Laoly

Jakarta, PANRITA.News – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menggelar sidang uji formil Undang-Undang (UU) Cipta Kerja atau UU No 11 tahun 2020.

MK memerintahkan kepada pembuat UU, pemerintah dan DPR, memperbaiki UU Omnibus Law dalam waktu 2 tahun ke depan.

Menkum HAM, Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah akan segera menyusun perbaikan UU dalam 2 tahun ke depan.

“Hari ini saya mengikuti secara virtual sidang putusan uji formil Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, bersama Menko Bidang Perekonomian, Pak Airlangga Hartarto,” tulisnya dalam unggahan instagramnya.

Pemerintah lanjutnya, menghormati dan mematuhi putusan MK dan akan melaksanakan UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan sebaik-baiknya.

Pemerintah akan mematuhi putusan dengan tidak menerbitkan aturan baru turun dari UU Cipta Kerja ini.

“Termasuk tidak menerbitkan aturan baru yang bersifat strategis sampai perbaikan dilakukan,” lanjutnya.

Keputusan MK itu dimaknai bahwa pemerintah masih memakai UU tersebut dalam pelaksanaannya hingga diperbaiki dalam masa dua tahun ke depan.

“Sesuai putusan MK, UU Cipta Kerja tetap berlaku secara konstitusional hingga dilakukan perbaikan paling lama dua tahun sejak putusan dibacakan,” tulis Yasonna.

Yasonna menyebut, pemerintah akan mematuhi putusan MK tersebut.

Serta tidak akan menerbitkan aturan baru yang bersifat strategis sampai perbaikan dilakukan.

Meski dinyatakan inkonstitusional bersyarat, Yasonna menyebut UU Cipta Kerja tetap berlaku.

Apabila diperbaiki dalam 2 tahun. Dalam putusannya, MK menyatakan UU Cipta Kerja lama dapat kembali berlaku jika tidak diperbaiki.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua MK, Anwar Usman saat membacakan putusannya “Dalam Pokok Permohonan” bagian ketiga.

Dari putusan tersebut secara jelas MK menyatakan bahwa kondisi inkonstitusional secara permanen akan terjadi jika UU Cipta Kerja tidak dilakukan perbaikan dalam waktu dua tahun ke depan.

Tinggalkan Komentar