Direktur Kredit dan UMKM Perkuat Struktur Kepemimpinan Bank Sulselbar

Gedung Bank Sulselbar.

Makassar, PANRITA.News – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sulselbar menghasilkan putusan adanya penambahan satu jajaran direksi. Komisaris Utama Bank Sulselbar Abdul Hayat Gani menjelaskan, hal itu dilakukan guna mendorong kinerja perseroan.

Sebelumnya, tercatat ada empat jajaran direksi pada struktur kepemimpinan Bank Sulselbar, yaitu Direktur Utama yang saat ini dijabat oleh Pelaksana Tugas Amri Mauraga, Direktur Operasional yang dijabat oleh Irmayanti Sulthan, Direktur Kepatuhan yang juga dijabat Irmayanti Sulthan sebagai Pelaksana Tugas, dan Direktur Pemasaran dan Syariah yang dijabat Rosmala Arifin.

“Jadi kita putuskan adanya penambahan satu jajaran direksi yaitu Direktur Kredit dan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM,” kata Hayat usai RUPS LB di Hotel Claro Makassar, Rabu (2/12/2020).

Sesuai komitmen perseroan untuk terus berinovasi. Hayat menyatakan, penambahan direksi tersebut juga menunjukkan konsistensi Bank Sulselbar untuk menjawab tantangan di tengah gejolak perekonomian yang masih dihantui pandemi Covid-19.

Sebagai bank mitra Pemprov Sulsel dan Sulbar ini, Bank Sulselbar juga terlibat langsung dalam upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN). Di mana dana PEN yang disalurkan, memprioritaskan sektor UMKM sebagai penerima dana.

“Ini juga sesuai rencana kerja kami, menyasar UMKM sebagai sektor produktif. Karena itu kita membutuhkan direktur yang bisa membidangi sektor tersebut agar lebih fokus,” terang Hayat.

Kendati sudah menetapkan adanya penambahan direksi, namun Hayat menyebutkan belum ada nama yang ditetapkan sebagai pemegang jabatan. Sebab saat ini masih akan dilakukan fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tak hanya pada jabatan Direktur Kredit dan UMKM, Bank Sulselbar juga akan menetapkan pimpinan definitif untuk jabatan Direktur Umum yang saat ini masih dijabat oleh Amri Mauraga sebagai Plt.

“Kita usahakan, penetapan bisa dilakukan akhir tahun ini. Sebelum memasuki tahun 2021,” kata Hayat.

Sebagai pemegang saham pengendali, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menjelaskan untuk jabatan Direktur Umum Bank Sulselbar telah dilakukan revisi dengan menurunkan sejumlah syarat yang dinilai memberatkan para calon. Nurdin mengatakan, sebelumnya syarat yang ditetapkan terlalu tinggi.

“Intinya, persyaratan itu harus lebih fleksibel, sehingga banyak orang yang bisa terakomodir jika ingin mendaftar,” kata Nurdin.

Ia menjelaskan, yang terpenting dalam persyaratan calon Direktur Umum yakni track record, kapabilitas, integritas yang tinggi, dan moralitas. Adapun yang menjadi prioritas bagi calon pendaftar yaitu pihak internal Bank Sulselbar.

Tinggalkan Komentar