Kemenristek Puji Pertumbuhan Ekonomi Sulsel, di Atas Rata-rata Nasional

Plt Deputi Bidang Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Jumain Appe.

Makassar, PANRITA.News – Plt Deputi Bidang Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Dr. Ir. Jumain Appe, mengaku, ekonomi Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah sangat bagus, bahkan sudah berada di atas rata-rata nasional.

“Kita akan meningkatkan ekonomi atau paling tidak kita pertahankan di dalam rangka tetap menjadikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah yang memiliki kemampuan ekonomi yang lebih bagus dan saya kira (Sulsel) sudah berada di atas rata-rata nasional,” jelas Jumain, saat tanya jawab pada lomba anugerah pemerintah inovatif, Selasa, (13/10/2020).

Selain itu, kata Jumain, seiring dengan masa pandemi Covid-19, pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten kota, dituntut untuk berinovasi dalam penanganan Covid-19.

“Saya kira sejalan dengan apa yang dibicarakan oleh pemerintah pusat, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional, dan menerapkan berbagai protokol di dalam aspek kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, pada perlombaan ini Sulsel sudah berhasil mengambil juara satu. Olehnya itu, ia berharap kepada dewan juri agar memberikan kesempatan kepada provinsi lain untuk meraih juara.

“Izin menyampaikan saran pak, kami Sulsel tahun lalu sudah mendapatkan Budi Praja, jadi kalau bisa diberikan kepada daerah lain,” tuturnya.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian Riset dan Teknologi ini diikuti Kementerian Dalam Negeri, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Perguruan Tinggi, Industri, dengan dewan juri, Ketua: Dr. Ir. Jumain Appe, M.Si., anggota Drs. Matheos Tan, MM; Drs. Sumedi Andono Mulyo, MA, Ph.D.; Prof. Martani Husaeni; Dr. Arman Hakim Nasution; Dr. Ir. Endang. S. Sunaryo MSc., Ir. Bahran Andan dan moderator Dr. Idwan Suhardi.

Diketahui, Sulsel berhasil meraih juara satu pada lomba tahun 2019 lalu dengan juara kategori Budi Praja dan Budi Karya. Dan pada lomba ini diikuti enam provinsi se-Indonesia, Sulsel, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Banten dan Jawa Timur. 

Tinggalkan Komentar