Soal Musda Golkar Pinrang, Amri Manangkasi Sampaikan Poin-poin Penting Ini

Wakil Ketua Bagian Hukum dan HAM Partai Golkar Pinrang Amri.

Pinrang, PANRITA.News – Belum berakhir polemik soal Musda Partai Golkar Sulsel hingga penyusunan struktur pengurusnya oleh Ketua Formateur Taufan Pawe, Partai Golkar mulai terlihat dinamis di Beberapa Kabupaten/Kota terkait pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota yang masa bakti dan kepengurusannya sudah mayoritas berakhir.

Termasuk DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang. Akhir-akhir ini sejumlah Media telah mengabarkan tentang beberapa calon menyatakan diri telah siap meramaikan kontestasi pemilihan Ketua Golkar Pinrang.

Hal ini tentu membuktikan bahwa Partai Golkar sangatlah dinamis dalam berpolitik.

Namun demikian, menanggapi hal itu Wakil Ketua Bagian Hukum dan HAM Partai Golkar Pinrang Amri Manangkasi menegaskan bahwa sebelum pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Pinrang dihelat, ada beberapa poin penting yang perlu dijadikan landasan untuk para kader Partai Berlambang Pohon Beringin ini.

Berikut beberapa poin penting terkait Musda Partai Golkar Pinrang yang disampaikan Amri Manangkasi seperti rilis yang diterima Panrita.news pada Jumat (2/10/2020) malam:

1. Memperhatikan situasi terkini di Kabupaten Pinrang tentang Pandemi Covid-19 yang merupakan ujian dari Allah SWT, sehingga penting bagi kader dan Fungsionaris Partai Golkar untuk membantu Pemerintah dalam melakukan langkah strategis untuk penanggulangan Pandemi tersebut.

2. Mewajibkan seluruh Kader, Fungsionaris dan Simpatisan Partai Golkar Kabupaten Pinrang agar taat pada himbauan Pemerintah untuk senantiasa menggunakan Masker saat meninggalkan rumah, hal ini dimaksudkan agar dapat meminimalisir berkembangnya mata rantai Covid-19 di Kabupaten Pinrang.

3. Jika Musda DPD II Partai Golkar segera dilaksanakan, maka perlu untuk meminta kepada DPD I Partai Golkar Sulsel untuk menunda pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, mengingat penyebaran dan tingkat angka positif Covid-19 di Kabupaten Pinrang meningkat drastis dan menunggu sampai kondisi Kabupaten Pinrang dinyatakan bersih dari Covid-19.

4. Sesuai konstitusi Partai Golkar, maka dianggap penting agar para Kader dan Fungsionaris yang telah menyiapkan diri untuk bertarung pada Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, sedapat mungkin dapat menahan langkah dan gerakan Politik internal Partai Golkar sebelum ada Pelantikan Pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel, hal ini diatur dalam konstitusi Partai Golkar bahwa Pimpinan Musda Kabupaten/Kota adalah utusan DPD I Partai Golkar Sulsel.

Tinggalkan Komentar