Masyarakat Resmi Gugat Gubernur Anies Baswedan Soal Banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Detikcom)

Jakarta, PANRITA.News – Masyarakat melalui tim advokasi banjir Jakarta resmi menggugat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas banjir yang terjadi ibu kota pada awal 2020 dan menelan puluhan korban jiwa.

Gugatan itu terdaftar dengan nomor registrasi nomor 27/Pdt.GS/Class Action/2020/PN.Jkt.Pst. secara resmi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin.

Juru Bicara Tim Advokasi Banjir Jakarta, Azas Tigor Nainggolan mengatakan dirinya telah mendaftarkan gugatan tersebut.

“Kami hari ini mendaftarkan gugatan tentang banjir yang terjadi di Jakarta yang terjadi pada 1 Januari, Tahun Baru 2020,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Azas mengatakan, gugatan ditujukan kepada Gubernur Anies karena lalai dalam menjalankan kewajiban hukumnya.

Sebanyak 243 orang yang tergabung dalam gugatan kelompok (class action) itu mengalami kerugian Rp 42,33 miliar dan menuntut ganti rugi atau kompensasi.

Selain itu, masyarakat juga menuntut Gubernur DKI Jakarta karena tidak menyiapkan Early Warning System (EWS) terhadap bencana banjir itu.

“Kalau itu ada, tentu ada informasi kepada masyarakat yang diberikan sehingga mereka mempersiapkan diri. Lalu, tidak ada juga Sistem Bantuan Darurat, atau Emergency Response. Kalau lihat fakta, teman-teman bisa lihat banyak korban banjir yang keliaran dan tidak dapat bantuan,” katanya.

Tinggalkan Komentar