Video Detik-detik Haddad Alwi Dipaksa Turun saat Baca Salawat, Ini Tangapan PBNU

Haddad Alwi. (Foto: Kumparan)

Haddad Alwi. (Foto: Kumparan).

Jakarta, PANRITA.News – Belum lama ini, penyanyi religi, Haddad Alwi viral usai video dirinya diminta turun dari panggung beredar luas.

Hadad Alwi diminta turun paksa dari atas panggung saat hendak bersalawat di Sukabumi, Jawa Barat.

Video detik-detik Hadad Alwi dipersekusi salah satunya diunggah di akun Twitter Lady Zeebo.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pun menanggapi kejadian tersebut.

Sekretaris Jenderal PBNU, Helmy Faishal Zaini menyampaikan rasa prihatin dengan pola-pola vandalisme yang cenderung menutup ruang diskusi dan koersif terhadap pemahaman agama yang berbeda.

“Ajaran agama dijadikan alat untuk menyerang yang berbeda, bukan justru untuk mengasihi dan merahmati sesama,” kata Helmy seperti dikutip dari laman VIVAnews.

PBNU pun mengecam segala bentuk tuduhan yang tidak berdasar oleh suatu oknum kepada siapa saja. Kedepankan sikap hati-hati dalam konteks muamalah diniyyah.

Prinsip tabayun dan verifikasi harus menjadi landasan utama. Tidak boleh seseorang menuduh orang lain dengan sebutan kafir, syiah, murtad dan lain sebagaianya, apalagi jika sebutan itu tidak memiliki dasar.

“Meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas persoalan ini,” katanya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada segenap umat Islam untuk tetap tenang dan tidak terpancing. Mari terus jaga kondusivitas demi tercapaianya kehidupan berbangsa yang damai.

Tinggalkan Komentar