Idrus Marham Mulai Jalani Hukuman di Lapas Cipinang

Idrus Marham Mulai Jalani Hukuman di Lapas Cipinang

Tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1, Idrus Marham bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019. (Foto: Antara)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, ke Lapas Klas I Cipinang, Rabu (18/12/2019).

Eksekusi ini dilakukan lantaran perkara suap terkait proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Idrus Marham telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

“Telah dilaksanakan eksekusi pidana badan terhadap terpidana Idrus Marham di lapas klas 1 Cipinang terkait kasus suap PLTU Riau-1,” kata Pelaksana harian (Plh) Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Diketahui, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan Idrus. Majelis Hakim Agung sepakat mengurangi hukuman Idrus menjadi 2 tahun penjara dari sebelumnya hukuman 5 tahun penjara di tingkat banding.

Majelis Hakim Kasasi berpendapat Idrus Marham lebih tepat diterapkan dengan Pasal 11 Undang-Undang Tipikor. Sebab, Idrus dianggap telah menggunakan pengaruh kekuasaannya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar saat itu untuk membantu mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih.

Eni Maulani dibantu agar tetap mendapat perhatian dari pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo terkait kesepakatan proyek Independent Power Producer (IPP) PLTU Riau 1.

Tinggalkan Komentar