Milad ke-53 Tahun, Gubernur Sulsel Harap KAHMI Jadi Mitra Strategis

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) bertindak sebagai Keynote Speaker pada Seminar Nasional KAHMI Kota Makassar. (Ist)

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) bertindak sebagai Keynote Speaker pada Seminar Nasional KAHMI Kota Makassar. (Ist)

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah (NA) bertindak sebagai Keynote Speaker pada Seminar Nasional “Optimalisasi Sumber Daya dan Komoditas Unggulan untuk Kesejahteraan Masyarakat Sulsel” di Aula Gedung Mulo, Dinas Pariwisata Sulsel, Sabtu (21/9).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Majelis Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Makassar dalam rangka Milad KAHMI Ke-53.

Gubernur Sulsel mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka memberikan kontribusi bagi Pemprov, apalagi sebutnya KAHMI banyak melahirkan tokoh-tokoh besar dan hebat.

Di awal Gubernur menyebutkan saat ini masih berusaha mencari kantor strategis untuk KAHMI. Saat ini untuk sementara di kawasan Monumen Mandala.

“Harapan kami KAHMI menjadi mitra startegis pemerintah. Hari ini hadir membahas optimalisasi sumber daya alam dan produk unggulan kita,” kata Nurdin Abdullah.

PRnya adalah fokus kembali pada kejayaan pertanian Sulsel. Termasuk untuk produksi tambak, seperti udang sitto (windu), demikian juga dengan jeruk Selayar.

“Pertemuan ini sangat strategis, karena KAHMI memiliki guru besar dan penentu kebijakan yang banyak. Kita berharap seminar ini menghasilkan rekomendasi menjadi acuan kita,” sebutnya.

Juga harus dikaji mengapa Indonesia terus menjadi negara berkembang. Sedangkan negara lain sudah maju. Padahal Indonesia memiliki segalanya.

“Kalau kita kaji birokrasi yang panjang, penuh ketidakkepastian, hari ini A besok B. Pak Jokowi sudah mendorong izin disederhanakan, merangsang dunia usaha tumbuh,” sebutnya.

Indonesia juga sebagai negara agraris, cenderung tidak terdampak resesi dan krisis ekonomi global.

Sedangkan, Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Andi Pangeran Moenta mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan sejak 2016.

“Kita ingin mendengar pandangan dan buah pikir dari Pak Gubernur. Dan dari pemateri dan peserta ini nanti yang jadikan masukan untuk kami teruskan ke Pemprov Sulsel,” sebutnya.

Leave a Reply