Prof Hamdan Jadi Rektor UIN Alauddin, Syamsul Alam: Beliau Miliki Dua Formulasi Pancacita

Pelantikan Prof. Hamdan Juhannis sebagai rektor UIN Alauddin Makassar.

Pelantikan Prof. Hamdan Juhannis sebagai rektor UIN Alauddin Makassar.

Makassar, PANRITA.News – Penulis buku ‘Melawan Takdir’ Prof Hamdan Juhannis dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Selasa (23/7/2019)

Prof Hamdan Juhannis dilantik langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, siang ini.

Sebelumnya, ada sembilan calon rektor yang mengikuti fit and proper test di Jakarta pada Sabtu 10 Juli lalu, antara lain Prof Dr Abustani Ilyas, Prof Dr Muhammad Halifah Mustami, Prof Hamdan, Prof Siti Aisyah, Prof Dr Darussalam, Prof Dr Ghalib, Prof Dr Muhammad Saleh Tajuddin, Prof Dr Arifuddin, dan Prof Dr Mardan.

Atas terpilihnya Prof Hamdan, Mantan Ketua BEM Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), Syamsul Alam, SKM., M. Kes mengucapkan selamat kepada Guru Besar Sosiologi itu.

Syamsul Alam menilai bahwa terpilihnya Prof Hamdan Juhannis sebagai rektor baru tentu memiliki strategi untuk pengembangan kampus peradaban.

“Rektor UIN Alauddin yang terpilih memiliki rencana strategis untuk pengembangan berdasarkan milestones kampus peradaban yakni UIN Alauddin sebagai referensi utama sintesa kajian islam, sains, dan teknologi di kawasan asean,” katanya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/7).

Menurut Syamsul, Prof Hamdan memiliki dua formulasi untuk meningkatkan mutu UIN Alauddin Makassar.

“Untuk mewujudkan hal tersebut berdasarkan diskusi saya dengan prof hamdan, beliau memformulasikan program strategisnya untuk peningkatan mutu UIN Alauddin Makassar menjadi dua formulasi,” jelas Alumni UIN Alauddin tersebut.

“Pertama, diformulasi menjadi PANCACITA Bidang Akademik: Prodi yang handal, moderasi beragama yang mengakar, jejaring yang kuat, publikasi yang aktif, data yang terintegrasi. Yang kedua diformulasi menjadi PANCACITA Bidang non-akademik: kampus yang asri, tradisi yang terjaga, bisnis yang produktif, kesejahteraan yang meningkat, alumni yang kompetitif,” lanjutnya.

Olehnya itu, Syamsul Alam mengajak seluruh civitas akademik UIN Alauddin untuk sama-sama mendukung Rektor baru yang terpilih.

“Saya kira terlepas dari Prof Hamdan sebagai rektor, suatu keharusan bagi seluruh civitas akademika  untuk bersama-sama, mendukung dan mengambil peran sentral dalam mewujudkan UIN Alauddin sebagai Wold Class University,” tutup Syamsul.

Leave a Reply