Demi Sekolah, Anak-anak Ini Dibungkus Plastik Sebrangi Sungai Lalu Jalan Kaki 15 Km

Seorang pria rela seberangi sungai berlumpur dan lindungi anak-anak agar bisa sekolah (Sumber: World of Buzz)

Seorang pria rela seberangi sungai berlumpur dan lindungi anak-anak agar bisa sekolah (Sumber: World of Buzz)

PANRITA.News – Sepertinya sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang tua untuk bisa menyekolahkan anak-anaknya. Orang tua pastinya mengharapkan anaknya bisa menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Bagi sebagian orang tua, apapun dan bagaimanapun akan dilakukan demi anaknya bisa bersekolah.

Sperti kisah yang baru-baru ini viral. Siswa-siswa menempuh perjalanan dengan menyeberangi sungai tanpa jembatan untuk sampai ke sekolah. Seorang pria pun menciptakan cara yang tidak biasa demi membantu anak-anak malang itu.

Pria itu memasukkan anak-anak yang akan menyeberang ke dalam kantong plastik bening dan menyeberangkan satu-satu secara bergantian. Tujuannya supaya baju anak-anak ini tidak kebasahan sedangkan sungai yang harus dilewati cukup dalam.

Setiap hari, pria tersebut rela mengarungi sungai yang kotor sejauh 20 meter dengan aliran yang deras demi membantu anak-anak itu menyeberang.

Para orang tua tak ada pilihan untuk memperkerjakan seorang pria untuk mengantar anaknya selamat hingga ke tempat seberang.

Kabarnya baru di musim panas nanti akan dibangun jembatan untuk menghubungkan dua tempat tersebut. Namun sayangnya hujan deras masih mengguyur wilayah tersebut sehingga warga desa Huoi Ha harus menyeberangi sungai tersebut.

Arus yang deras dan volume yang terus naik membuat beberapa warga enggan untuk menyeberang. Namun kondisi itu tak bisa menghalangi anak- anak desa Huoi Ha untuk tidak berangkat sekolah. 

Perjuangan tak hanya dirasakan oleh pria itu saja. Ternyata anak-anak yang hendak bersekolah ini juga harus menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer lagi setelah menyeberang sungai. Rasa khawatir para orang tua mereka pun tak hanya terhenti setelah menyeberangi sungai dengan arus deras saat musin hujan.

Menyeberangi sungai berlumpur dan lindungi anak-anak agar bisa sekolah (Sumber: World of Buzz)

Musim hujan di Vietnam turun antara bulan Juni hingga Oktober setiap tahunnya. Setiap kali musim hujan datang, anak-anak yang bersekolah harus melewati rintangan yang berat untuk bisa sampai di sekolah mereka. 

Dikutip dari Vietnamnet, para warga desa meminta  pihak berwenang di Vietnam akan menemukan cara yang lebih aman bagi anak-anak ini untuk bersekolah.

Tinggalkan Komentar