Anies Baswedan Dinilai Sebagai Barometer Politik Nasional

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: the jakartapost.com)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: the jakartapost.com)

Jakarta, PANRITA.News – Belakang ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi sorotan soal polemik terkait penerbitan IMB Pulau Reklamasi teluk Jakarta.

Namun, Anies Baswedan disarankan untuk tetap dan santai mengahadapi hal tersebut.

“Saya yakin dia paham betul dinamika politik yang terjadi. Apa lagi dia (Anies) di Jakarta, jelas sebagai barometer politik di Indonesia. Apapun yang dilakukan oleh Anies, itu pasti akan jadi barometer,” kata pengamat politik Universitas Padjadjaran Idil Akbar, Senin (25/6/2019 seperti dilansir Antara.

Idil bilang, apa pun yang dilakukan Anies pasti akan menjadi barometer sama seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Meskipun bukan sebagai barometer, Jawa Barat memiliki jumlah penduduk yang besar di Indonesia.

“Orang akan selalu menghubungkan dengan penduduk Jawa Barat yang sangat strategis dalam pemilu. Maka, Ridwan Kamil saya menyakini memahami konsekuensi politik pada dirinya. Anies juga seperti itu dalam posisi gubernur, dia di posisi dimana dalam politik nasional,” ujarnya.

Dia menambahkan, Anies tak lepas dari radar politik nasional lantaran keterkaitan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019 kemarin. Dalam hal ini, Anies berada dalam kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Ridwan Kamil juga berada kubu 01, di Jawa Barat dia habis gara-gara dukungannya ke 01. Menurut saya itu bagian dari dinamika politik, mau tidak mau harus dihadapi. Kalau kita menghubungkan bisa saja, secara politik kemungkinan (Anies) untuk maju (pemilu 2024) itu ada,” pungkas Idil.

Tinggalkan Komentar