BPN Prabowo-Sandi Tanggapi Real Count TKN Jokowi-Ma’ruf 55,16 Persen

"WAR ROOM" - Ketua Harian TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Moeldoko dan Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto menyaksikan aktivitas di “War Room Real Count” TKN di Jakarta, Minggu (21/4/2019). Foto : ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A

Jakarta, PANRITA.News – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menanggapi hasil perolehan suara penghitungan sementara real count yang dilakukan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pada Minggu (21/4/2019) kemarin.

Pada perolehan real count sementara TKN, menunjukkan paslon 01, Jokowi-Ma’ruf sebesar 55,16 persen dengan perolehan sebanyak 13.155.012 suara. Angka itu mengungguli paslon 02, Prabowo-Sandi yang mendapatkan hasil 44,84 persen dengan perolehan sebanyak 10.693.723 suara.

Juru Bicara BPN, Andre Rosiade mengaku tak bermasalah dengan hasil real count tersebut. Tetapi, dia menuturkan hasil itu lebih baik dibuktikan pada real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja pada 22 Mei nanti.

“Tidak apa-apa, kami hormati saja. Itu hasil real count internal TKN, haknya TKN. Silakan monggo, nanti kita uji aja di 22 Mei,” ujarnya, Senin (22/4/2019) seperti dilansir Tirto.

Hasil real count tersebut, kata Andre, berbanding terbalik dengan data yang diperoleh BPN.

Berdasarkan hasil real count internal BPN, paslon 02, Prabowo-Sandi masih unggul sebesar 62 persen dibandingkan capres-cawapres 01, Jokowi-Ma’ruf. Sampai saat ini, lanjut Andre, data yang telah masuk ke internal BPN sebanyak 60 persen.

“Ya seperti yang dikatakan Pak Prabowo, masih unggul 62 persen. Kalau memang benar [real count internal TKN], nanti kita cek bersama C1-nya,” pungkasnya.

Wakil Direktur Direktorat Saksi TKN, Lukman Edi mengatakan saat ini perolehan sementara menunjukkan paslon 01, Jokowi Ma’ruf Amin sebesar 55,16 persen dengan perolehan sebanyak 13.155.012 suara. Unggul dari paslon 02, Prabowo-Sandi yang mendapatkan hasil 44,84 persen dengan perolehan sebanyak 10.693.723 suara.

Kata Lukman, TKN merekap data tersebut melalui aplikasi JAMIN. Sebuah aplikasi pelaporan saksi mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Aplikasi ini memudahkan saksi untuk melaporkan hasil penghitungan suara serta foto C1 dan TPS,” ucapnya.

Agar memperoleh data yang akurat, ada sekitar 250 orang yang bekerja tiap hari selama 24 Jam dengan tiga shift untuk melakukan verifikasi C1.

Hingga saat ini, kata Lukman, penghitungan suara nasional sementara mencapai 14,66% persen dari total 813.350 TPS seluruh Indonesia.

Sesuai data aplikasi yang bisa dimonitor real time oleh TKN, total data suara yang masuk per Minggu, pukul 16.30 WIB, yaitu 119.216 dari 813.350 TPS. Dengan total perolehan sebanyak 23.847.734 suara.

Sumber: Tirto

Leave a Reply