Empat Petugas KPPS Sulsel Meninggal saat Pemilu 2019

Kantor KPU Sulsel (Ilustrasi)

Makassar, PANRITA.News – Empat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sulawesi Selatan dinyatakan meninggal dunia, saat proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang diakibatkan mengalami kecelakaan saat bertugas dan juga ada karena sakit.

Komisioner KPU Sulsel Divisi Hubungan Masyarakat, Data, Informasi, dan Antarlembaga Uslimin mengatakan empat petugas KPPS itu tersebar di sejumlah kabupaten di Sulsel seperti Kabupaten Luwu Timur atas nama Ripto, Syamsuddin dari Bantaeng, Muh Iksan dari Maros dan satu orang dari Luwu.

“Yang di Luwu itu saya lupa namanya, perempuan kecelakaan sehari sebelum pencoblosan,” kata Uslimin di kantor KPUD Sulsel, Jumat (19/4/2019).

Tidak hanya meninggal dunia, beberapa petugas KPPS juga ikut sakit dan harus dirawat di rumah sakit demi menyukseskan kontestasi Pemilu 2019.

Bahkan beberapa di antaranya mengalami cacat permanen saat bertugas beberapa hari sebelum hari pencoblosan tiba.

Seperti yang terjadi di daerah Pinrang yang kehilangan satu matanya karena terkena paku setelah mendirikan tenda TPS sehari sebelum pencoblosan.

“Ada yang cacat. Sampai saat ini juga ada KPPS yang belum sadarkan diri dari Toraja, kemudian ada di Galesong Utara, Takalar di Rumah Sakit Haji karena drop pada hari H,” terangnya.

Ketua KPU Sulsel Misnah M Attas turut mengucapkan rasa duka mendalam terhadap penyelenggara di jajaran KPU Sulsel yang meninggal dunia serta sakit hingga cacat seumur hidup dalam proses Pemilu.

“Kita turut berduka cita atas pengorbanan Jajaran KPU Sulsel dalam menyukseskan proses Pemilu,” tutur Misnah.

Leave a Reply