Jakarta, PANRITA.News – Pemilu Legislatif (Pileg) serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) yang dilaksanakan serentak pada 17 April 2019 menghadirkan tantangan bagi setiap partai politik (parpol).
Hal berbeda terjadi pada parpol yang kader utamanya menjadi calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres). Partai itu bakal diuntungkan secara elektoral.
“Realitas Pemilu yang dilaksanakan serentak antara Pileg dan Pilpres memang menjadi tantangan luar biasa bagi seluruh parpol, kecuali yang punya kader utama sebagai kandidat capres atau cawapres. Tentu ada konsekuensi logis dari sistem seperti ini,” kata Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Hal tersebut disampaikan AHY seusai memimpin rapat konsolidasi pemenangan Pemilu di Kantor DPP PD, Jakarta, Sabtu (2/3/2019).
“Bagi Partai Demokrat, tentu kami harus kerja keras untuk bisa meyakinkan kepada masyarakat luas bahwa selain Pilpres ada Pileg yang tidak kalah pentingnya. Tidak mudah, karena secara umum euforianya adalah Pilpres,” ujar AHY.
Menurut AHY, nasib parpol yang tidak memiliki kader bertarung di Pilpres terabaikan. Padahal, lanjut AHY, partai-partai tersebut, termasuk PD, berjuang juga untuk rakyat dengan menyiapkan calon anggota legislatif (caleg) dari pusat sampai tingkat kabupaten/ kota. Karenanya, AHY menyatakan, Pileg menjadi fokus perhatian partainya.
AHY menambahkan, partainya kini berupaya tampil ke depan publik. Tujuannya yaitu menjelaskan program dan pemikiran serta perjuangan PD.
”Sejak awal kami semua sepakat bahwa Partai Demokrat akan berorientasi pada perjuangan calegnya, tidak terlalu berharap pada efek ekor jas dari Pilpres,” tegas AHY.
AHY menuturkan, caleg merupakan ujung tombak strategi pemenangan PD pada Pileg. Apabila para caleg populer, dan rajin menemui masyarakat, maka pemilih akan memberikan dukungan.
Selain itu, menurut AHY, dibutuhkan program-program rasional atau masuk akal yang diterima rakyat. AHY menyatakan, Kogasma berupaya mendukung penuh perjuangan caleg.
AHY mengungkap, partainya mempunyai 14 program prioritas untuk rakyat. Seluruh program itu semata-mata menjawab persoalan rakyat mulai dari pekerjaan, daya beli, pembangunan, kebebasan, kebinekaan, dan lain sebagainya.
“Ke-14 prorgram ini sudah kami sosialisasikan ke seluruh Tanah Air dari Aceh sampai Papua. Partai Demokrat tidak hanya ikut-ikutan dalam Pemilu,” tandas AHY.

Comment