Arya Kharisma Lantik Pengurus Baru, Ketum Demisioner HMI Maktim Sayangkan Alumni

Makassar, PANRITA.News – Polemik kepengurusan kembali mengemuka di tubuh organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Setelah sebelumnya, pelantikan Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) HMI dinilai inkonstitusional. Kali ini, masalah yang sama menjalar hingga ke tingkat cabang. Seperti yang terjadi di internal HMI Cabang Makassar Timur (Maktim).

Diketahui, acara pelantikan pengurus baru HMI Cabang Maktim digelar di Gedung Mulo, Makassar, Senin (11/2/2019) malam. Arya Kharisma selaku PJ Ketua Umum PB HMI hadir melantik. 

Namun, Ketua Umum Demisioner HMI Cabang Maktim, Abd Muis Amiruddin enggan mengakui legalitas pelantikan tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut ilegal dan menyalahi proses yang semestinya. Sebab menurutnya, pihak yang hadir melantik tidak memiliki legitimasi.

“Bagaimana mungkin seorang yang sudah di Reshufle kemudian mengangkat dirinya menjadi ketua Umum. Secara Konstitusional yang menjadi ketua umum adalah tetap mandataris Kongres yaitu saudara Saddam Al Jihad” pungkasnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/2/2019).

“Jadi pelantikan semalam hanyalah sekedar seremonial perjumpaan antara satu sama lain, ibarat pertunjukan pelantikan semalam tidak pantas disebut pertunjukan. Saya pikir itu hanya gladi ternyata dikonfirmasi oleh ketua Umum yang terlantik bahwa itu serius” tambahnya.

Suasana pelantikan Pengurus Baru HMI Cabang Maktim, Senin (11/2/2019) yang dinilai cacat proses oleh Abd Muis

Selain itu, Abd Muis mengaku kecewa dan menyayangkan ‘campur tangan’ beberapa oknum alumni yang menurutnya masih ingin terlibat mengurusi proses di HMI.

“Andai saja alumni tidak ikut-ikut maka proses HMI Cabang Makassar Timur tidak akan ikut terseret dalam Konflik yang Kontra produktif ini. Sebagai mantan ketua Umum saya merasa tidak diberi kesempatan untuk memberikan pendapat pada proses pelantikan itu, demi Ketokohan seorang senior, seorang yang mengaku PJ Ketua Umum pun harus melantik” ujar Abd Muis.

Lebih lanjut, Abd Muis mengaku akan menggugat proses pelantikan yang dinilainya cacat proses itu.

“Dia (Arya Kharisma) sudah di Reshufle, bagaimana mungkin menjadi PJ Ketua Umum. Saya akan meminta kepada PAO PB HMI untuk meninjau kembali proses pelantikan yang terjadi” imbuhnya.

Tinggalkan Komentar