Ma’ruf Amin Dinilai Merusak Kubu Jokowi

Makassar, PANRITA.News – Calon presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin dinilai merusak performa pasangannya, Joko Widodo (Jokowi) dalam debat Pilpres perdana 17 Januari lalu.

Hal itu diungkapkan oleh pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad. Ia menilai Ma’ruf Amin tidak mampu memanfaatkan durasi dalam debat.

Pada saat itu menurut Firdaus, capres Jokowi memberikan kesempatan kepada KH Ma’ruf Amin untuk berbicara. Namun Ma’ruf tidak bisa memanfaatkan waktu yang tersisa sehingga menjadi salah satu penilaian yang berefek buruk bagi Jokowi.

“Setelah dipersilahkan langsung beliau manfaatkan waktu, tetapi beliau tidak berhitung diksi dengan durasi. Sehingga dia mau menyebut Nabi pernah mengatakan begini, nah habis waktu, itukan merusak malah lebih baik dia (KH Ma’ruf Amin) berhenti saja,” ungkap akademisi UIN Alauddin Makassar itu saat dihubungi Panrita.News, Minggu (20/1/2019). 

Menurut dosen pengajar ilmu politik di UIN Alauddin Makassar ini, KH Ma’ruf Amin sebenarnya bisa berbicara lebih baik tentang nasib disabilitas di Indonesia, namun belum bisa memanfaatkan waktu yang ditentukan dalam forum debat.

“Kita tidak boleh anak tirikan disabilitas, sudah bagus diksinya, tapi begitu beliau Nabi sendiri pernah ditegur habis waktu, jadi Nabi ditegur dia juga ditegur, nah itu tidak bagus endingnya kan,” katanya.

Apalagi lanjutnya, KH Ma’ruf Amin baru pertama kali mengikuti acara debat seperti yang dilaksanakan beberapa waktu lalu itu. Dibandingkan dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno yang sudah pernah melewati proses debat yang serupa, meskipun beda tema.

“Pak KH Ma’ruf Amin belum pernah mengikuti debat, karena dia itu bukan dunianya, dia belum punya pengalaman seperti itu. Kita berharap di debat berikutnya sudah masuk pada subtansi dan ada lagi tontonan yang lebih menarik,” pungkas Firdaus.

Tinggalkan Komentar