Door to Door, Ini Pengakuan Tim Sarkodes AYP di Lapangan

Bone, PANRITA.News – Suasana berduka usai anak keempat Andi Yuslim Patawari (AYP) meninggal dunia, tidak menjadi penghalang bagi Tim Sarkodes AYP melakukan sosialisasi ke berbagai pelosok di Dapil Sulsel 2.

Hal itu terlihat di salah satu desa terpencil di kecamatan Libureng misalnya, tim AYP tetap menelusuri perkampungan dengan door to door, membagikan bahan kampanye sticker, kalender dan syal hijau berlogo PPP dan nomor urut 4.

Adriansyah Korlap Sarkodes Kabupaten Bone menyampaikan bahwa pihaknya tidak kesulitan dalam memperkenalkan AYP kepada calon pemilih.

“Sangat mudah mensosialisasikan AYP Kalloloe di Bone, ia sangat di terima oleh masyarakat karena sudah di kenal sejak menjadi calon wakil bupati Bone 2013 lalu” ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/1/2019).

Bahkan menurut Adriyansyah, di beberapa tempat yang dia datangi, sejumlah masyarakat justru memberikan kesan positif terhadap sosok AYP.

“Anak muda yang cerdas, religius, ramah, murah senyum dan luas jaringannya itu respon yang kami terima dan banyak warga yang menantikan kedatangannya” tambah Ardiyansyah.

Setelah ditanya soal peluang AYP di daerah tersebut, Ardiansyah mengaku optimis meraih suara maksimal.

“Kami optimis di Bone perolehan suara untuk AYP bisa maksimal, karena selain tim ini, saya juga melihat di lapangan, keluarga AYP juga sudah bergerak, semua orang di Bone tau kalau Andi Yuslim Patawari keluarga besar di Bone” jelasnya.

Diketahui, AYP yang identik dengan panggilan Kalloloe itu memang memiliki banyak Tim dan Relawan taktis yang disusun sendiri oleh AYP. Dari tim itu, beberapa relawan berbeda struktur yang sempat dikonfirmasi Panrita.news, bahkan tidak saling kenal.

Tim Sapu Rata Kota Desa (Tim Sarkodes) sendiri adalah relawan yang bekerja sewaktu AYP maju sebagai calon kepala daerah di Kabupaten Bone tahun 2013 silam.

Tinggalkan Komentar