Buang Sampah Sembarangan, Pria di Jambi Didenda 20 Juta, Penjara 45 Hari

Jakarta, PANRITA.News –┬áKejadian memilukan sekaligus pelajaran berharga bagi masyarakat tentang pentingnya menaati aturan yang berlaku di tengah masyarakat. Seperti yang dialami seorang warga di Jambi. Lantaran tidak menaati aturan buang sampah atau buang sampah sembarangan, ia harus dihukum denda Rp 20 juta.

Kasus ini bermula ketika warga bernama Ali Johan kedapatan membuang sampah dahan kelapa dengan jumlah banyak di tempat pembuangan sampah (TPS) di Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. 

Ia kemudian diamankan Satpol PP Kota Jambi. Alasan dia diamankan adalah membuang sampah di luar jam yang diatur.

Pelaku tertangkap tangan oleh petugas karena membuang sampah di lokasi yang dilarang membuang sampah pada waktu siang hari. Adapun waktu yang berlaku untuk membuang sampah ialah dari pukul 18.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Ali lalu dibawa ke persidangan di Pengadilan Negeri Jambi. Hasilnya, Ali dihukum bayar denda Rp 20 juta atau harus meringkuk di penjara selama 45 hari.

“Menjatuhkan pidana denda Rp 20 juta,” kata hakim tunggal Moraelam Purba dalam sidang pada Selasa (8/1) kemarin.

Mendapati putusan itu, Ali menerima dan langsung membayar denda seusai sidang. Ali memilih membayar Rp 20 juta daripada masuk penjara selama 45 hari.

Menurut pejabat Humas PN Jambi, Makaroda Hafat, sah-sah saja jika Ali mau memilih bayar denda ketimbang dihukum penjara.

Makaroda juga menjelaskan denda Rp 20 juta dijatuhkan setelah terdakwa terbukti bersalah dan melanggar Perda Kota Jambi Nomor 8 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

“Ya karena ini adalah keputusan hakim, ya itu sah-sah saja. Makanya denda Rp 20 juta diberikan kepada si pelanggar. Apalagi sebelumnya antara si pelanggar itu dan pihak Pemkot Jambi sudah ada kesepakatan dan mau membayar uang Rp 40 juta. Tetapi hakim meringankan karena si pelanggar minta keringanan,” jelas Makaroda.

Leave a Reply