KPU Umumkan Jumlah DPT Pemilu 2019 Sebanyak 192 Juta Pemilih

Jakarta, PANRITA.News – Komisi Pemilihan Umum menyatakan jumlah Daftar Pemilih Tetap atau DPT pada Pemilihan Umum 2019 sebanyak 192.828.520. Jumlah itu merupakan hasil rekapitulasi DPT Hasil Perbaikan Tahap 2.

Berdasarkan hasil rekapitulasi, jumlah pemilih mencapai 192.828.520 orang yang terdiri dari 96.271.476 laki laki dan 96.557.044 perempuan.

“Jumlah pemilih dalam DPT di dalam negeri dan luar negeri, untuk laki-laki 96.271.476 dan perempuan 96.557.044. Jadi total pemilih 192.828.520,” ujar Komisioner KPU Viryan Aziz dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPTHP-2 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Seperti dilansir Kompas, Sabtu (15/12/2018).

Viryan menjelaskan, jumlah pemilih dalam negeri berasal dari hasil rekapitulasi di 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi.

Hasil rekapitulasi menunjukkan jumlah pemilih dalam negeri sebanyak 190.770.329 orang, dengan rincian pemilih laki-laki 95.368.349 dan perempuan 95.401.980.

Selain itu jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 809.500.

Sementara, untuk luar negeri terdapat pemilih sebanyak 2.058.191 orang yang terdiri dari 1.155.464 pemilih perempuan dan 902.727 laki-laki.

“Seluruh pemilih tersebut tersebar di 130 perwakilan Republik Indonesia di luar negeri,” kata Viryan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan menyatakan pihaknya menerima rekapitulasi DPTHP-2 dan mengapresiasi upaya KPU telah dalam memutakhirkan data pemilih.

Ia meminta KPU memberikan lampiran berita acara ke Bawaslu dan seluruh partai politik peserta pemilu.

Selain itu, Abhan juga meminta KPU menjamin hak pilih bagi pemilih yang berada di Rutan, Lapas, dan panti sosial.

KPU sebelumnya menetapkan DPT Pemilu 2019 sebanyak dua kali. Penetapan pertama dilakukan 5 September 2018 dengan data 185.732.093 pemilih.

Namun, dari jumlah tersebut, disinyalir masih terdapat data pemilih ganda.

Sehingga, disepakati penyempurnaan DPT selama 10 hari untuk membersihkan data ganda, yaitu hingga 16 September 2018. Pada tanggal tersebut, jumlah DPT berkurang menjadi 185.084.629 pemilih.

Namun demikian, dalam waktu tersebut ternyata data ganda masih belum sepenuhnya dibersihkan, sehingga disepakati untuk kembali dilakukan penyempurnaan DPT selama kurun waktu 60 hari, yaitu hingga 15 November 2018.

Hingga Kamis (15/11/2018) KPU menghimpun data pemilih sementara berjumlah 189.144.900 pemilih.

Data itu dihimpun dari 34 provinsi, yaitu 28 provinsi menggunakan data hasil pemutakhiran pasca DPT hasil perbaikan I dan 6 provinsi lainnya menggunakan data existing (data lama hasil DPT hasil perbaikan I).

Lantaran masih ada KPU provinsi yang masih belum selesai melakukan pemutakhiran, maka dilakukan perpanjangan waktu 30 hari, atau 15 Desember 2018, untuk proses penyempurnaan.

Tinggalkan Komentar