Maju Sebagai Wakil Rakyat, Andi Alfian Optimis Hidupkan Masjid

Bone, PANRITA.News – Calon legislatif DPRD Kabupaten Bone Dapil 2, Andi Alfian Nur mengungkapkan motivasinya untuk bertarung menjadi wakil rakyat.

Sebagai caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Alfian mengaku memiliki tanggungjawab menjadikan partai sebagai lokomotif pemberdayaan ummat.

Menurut Alfian, salah satu cara yang bisa ditempuh yaitu dengan memperkokoh spirit keislaman di tengah masyarakat. Baginya, pembangunan dalam masyarakat tidak hanya di ranah fisik semata, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia.

“Sudah menjadi hal yang umum kita dapati di tengah masyarakat, pembangunan masjid dimana-mana. Namun, ruh dari masjid itu terkadang dilupakan” ungkap pria yang bergelut di NGO ini.

Lebih lanjut, Alfian mengemukakan bahwa masjid harus tampil menjadi pusat kegiatan pendidikan dan pemberdayaan di tengah masyarakat.

“Masyarakat harus diarahkan untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya” lanjutnya.

Alfian mencontohkan, kasus yang ditemukan di tengah masyarakat tentang minimnya program pemberdayaan ini. Misalnya, dalam penyelenggaraan jenazah. Menurutnya, tidak sedikit kasus dalam suatu lingkungan masjid, hanya segelintir orang saja yang paham dan bisa mengerjakannya.

“Hal itu terdengar menjadi urusan remeh temeh, tapi sangat prinsip bagi saya, sehingga menjadi tanggung jawab kita untuk menyadarkan masyarakat” ujarnya.

Menanggapi permasalahan itu, Alfian mendorong program pemberdayaan masjid dengan meningkatkan kesejahteraan imam dan pengurus masjid.

“Kuncinya sebetulnya adalah pemberdayaan pengurus masjid dan mensejahterahkan masjid. Kalau ini terlaksana maka masjid tidak hanya tampil sebagai simbol, tapi masjid akan hidup sebagai pusat kegiatan di masyarakat” jelasnya.

Baginya, kesejahteraan masjid bisa ditempuh dengan menyadarkan masyarakat tentang prospek dan pentingnya pengelolaan masjid.

“Realnya, jika manejemen ke-masjid-an yang baik, pengelolaan keuangan masjid yang baik, pengelolaan zakat serta penataan kegiatan yang baik dipahami oleh imam dan pengurus masjid, kesejahteraan masjid bisa kita tingkatkan” ungkap mantan Kepala Cabang Bank BPD Wajo ini.

“Basis program kita adalah pelatihan, dan itu bisa terlaksana dengan baik jika ada kepedulian. Menjadi wakil rakyat, tentunya harus peduli dan mampu memetakan itu semua” sambungnya.

Selain itu, menurutnya, data masjid dan pilot project program pemberdayaan itu sudah ada dan siap diterapkan.

“Kami sudah punya itu, tinggal kita kembangkan di ruang pengambilan kebijakan” imbuhnya.

Comment