Lagi! Freeport Dapat Perpanjangan IUPK

Jakarta, PANRITA.News – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali memberikan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sementara PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga 31 Desember 2018 mendatang. Hal itu disebabkan oleh proses divestasi yang tak kunjung selesai.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Senin (3/12/2018).

Ia  mengatakan, perpanjangan diberikan sambil menunggu proses divestasi selesai.

“IUPK sudah diberikan dan diperpanjang sebulan terhitung dari tanggal 1 Desember 2018,” pungkasnya.

PT Freeport Indonesia masih bernegosiasi dengan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk proses divestasi. Targetnya, proses divestasi itu selesai Desember 2018.

Sebelum Inalum melunasi pembelian saham divestasi itu, Freeport Indonesia harus menyelesaikan permasalahan lingkungan dengan pemerintah.

“Kalau isu lingkungan tidak selesai tidak ada pencairan dana. Payment tidak jadi,” kata Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Dengan Pendapat DPR, Rabu (17/10/2018).

Diketahui, Freeport sudah beberapa kali mendapatkan perpanjangan IUPK. Terhitunga pertama kali mendapatkan IUPK pada 10 Februari 2017 hingga 10 Oktober 2017. Kemudian diperpanjang lagi hingga 31 Desember 2017.

Setelah itu, diperpanjang sampai 30 Juni 2018. Lalu, mendapatkan perpanjangan selama satu bulan hingga 31 Juli 2018. Kemudian PT Freeport mendapatkan perpanjangan lagi hingga 31 Agustus 2018. Lalu, diperpanjang lagi sampai akhir September 2018. Setelah itu, mendapat perpanjangan lagi mulai 1 Oktober sampai 31 Oktober 2018. Terakhir saat ini,  perpanjangan izin hingga bulan 30 November.

Tinggalkan Komentar