Soal Polemik Data Pemilih, Prabowo Imbau Masyarakat Periksa DPT

Jakarta, PANRITA.News – Menanggapi polemik Data Pemilih pada Pemilu tahun 2019, Calon Presiden RI nomor urut 2, Prabowo Subianto meminta seluruh kadernya, termasuk partai koalisi Adil Makmur dan relawannya untuk memastikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Hal tersebut sebagai langkah mendorong terselenggaranya proses pemilu yang jujur dan adil.

Menurut Prabowo, sejak awal penyusunan DPT, Partai Gerindra bersama-sama dengan Bawaslu dan partai-partai peserta pemilu lainnya telah berinisiatif untuk membantu KPU membersihkan DPT dari data-data ganda dan data-data yang tidak valid.

Prabowo menegaskan, masih terdapat sejumlah problem yang perlu diselesaikan terkait DPT. Termasuk diantaranya, adanya data tambahan dari Kemendagri sebanyak 31 juta yang diminta untuk ditambahkan ke dalam DPT.

“Problem dari data tambahan tersebut adalah ketika Partai Gerindra meminta data tersebut untuk dibuka agar bisa dilakukan pencermatan dan pembersihan, pihak KPU dan Kemendagri tetap tidak membuka data tersebut,” tegas Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima Panrita.news, Jumat, (30/11/2018).

Lebih lanjut, ia menyebut, salah satu syarat terselenggaranya pemilu yang jujur dan adil adalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus valid dan benar-benar mencerminkan keadaan sebenarnya.

“Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, tidak boleh ada satu nama yang terdaftar dua kali, tidak boleh ada nama yang seharusnya terdaftar tetapi tidak terdaftar, serta tidak boleh ada nama yang tidak jelas (fiktif, red) ikut terdaftar. Jika hal-hal tersebut sudah sesuai, maka barulah DPT dapat dikatakan bersih,” tandasnya.

Berikut imbauan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto terhadap para relawan, kader-kader partai Koalisi Adil Makmur, dan simpatisan, untuk bersama-sama memastikan DPT pemilu 2019 bersih:

1. Minta data DPT di TPS Anda masing-masing ke kelurahan/RT/RW tempat tinggal Anda

2. Cek satu per satu nama yang terdaftar di TPS Anda baik secara administrasi maupun secara fisik (riil)

3. Jika menemukan nama yang tidak Anda kenal, atau jika Anda mengetahui nama tersebut telah meninggal atau pindah tetapi masih tercantum di DPT, tandai nama-nama tersebut dan laporkan kembali kepada KPUD/panwaslu/kelurahan/RT/RW setempat

4. Laporkan juga melalui email center kami dengan alamat laporandpt@prabowo-sandi.com

Imbauan itu, menurut Prabowo adalah upaya menghasilkan DPT yang akurat dan penyelenggaraan Pemilu yang jujur dan adil.

“Dengan bersama-sama melakukan gerakan periksa DPT ini, maka kita bisa mengamankan kedaulatan rakyat dan demokrasi yang sesungguhnya. Tanpa DPT yang akurat dan bersih, maka tidak mungkin ada pemilu yang jujur dan adil pula,” harapnya.

Tinggalkan Komentar