Setelah Korban Keguguran di Sekolah, Terungkap Paman Cabuli Keponakan Sendiri

Surabaya, PANRITA.News – Seorang bocah kelas 5 Sekolah Dasar (SD) menjadi korban pencabulan.  Ironisnya, pelaku yang tega mencabuli korban berusia 13 tahun tersebut adalah pamannya sendiri..

Kasus tersebut terungkap saat korban mengalami keguguran di sekolahnya. Salah satu guru tempat korban bersekolah melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian, pada Kamis (8/11/2018).

Kini pelaku pencabulan tersebut adalah K (53) yang kini telah diamankan Polrestabes Surabaya.

Kepala Unit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengungkapkan bahwa pelaku merupakan Warga asal Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

Aksi bejatnya telah terjadi selama satu tahun, yakni sejak 2017 lalu. Korban yang merupakan seorang yatim piatu tinggal bersama di rumah K.

“Korban hamil dan keguguran saat jam sekolah. Dari sana gurunya tahu dan melaporkan kepada kami (kepolisian),” ucap Ruth Yeni, seperi dilansir Kompas, Minggu (25/11/2018).

Modus yang dilakukan K, kata Yeni, adalah mendatangi kamar korban. Saat korban tertidur, Pelaku mengajak korban bersetubuh.

“Pengakuan (pelaku), korban dicabuli sejak Agustus 2017 sampai September 2018,” ungkap Yeni.

setahun itu, pelaku meminta korban untuk tidak menceritakan perbuatannya kepada siapa pun.

Saat ini pelaku meringkuk di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Tersangka K dijerat dengan Pasal 81 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Tinggalkan Komentar