Alasan JK Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kantor Wapres

Jakarta, PANRITA.News – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengumpulkan beberapa menteri yang menangani sektor ekonomi dan beberapa pejabat negara lainnya di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018).

Pejabat yang terpantau sudah hadir diantaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Selain itu, adapula pejabat eselon I Kementerian Keuangan seperti Kepaka BKF Suahasil Nazara dan Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi.

Dari beberapa sumber diberitakan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memimpin rapat mengenai devisa dalam rangka memperkuat transaksi berjalan yang masih defisit.

Rapat dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung di Kantor Wapres, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Pemerintah memperbaharui Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 tentang relaksasi kebijakan untuk ketahanan ekonomi. Dalam paket ini, di antaranya mencakup perluasan fasilitas pengurangan pajak penghasilan badan (tax holiday) dan relaksasi daftar negatif investasi (DNI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menerangkan, kebijakan saling terhubung. Darmin juga menambahkan, kebijakan ini juga terhubung dengan sistem Online Single Submission (OSS).

Dengan sistem ini, begitu investor memenuhi kriteria maka bisa langsung mendapat insentif.

“Sebenarnya ada hal lain yang kita laksanakan yang berpasangan semua ini. Sekarang ini yang kelihatan berpasangan ,satu adalah insentif, kedua adalah DNI. Sebenarnya ada OSS perizinan. Sudah kita desain bagi investor yang nomor kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) begitu masuk dan cocok yang berhak dapat insentif itu IT akan bilang anda dapat,” jelasnya, di Jakarta, Jumat malam (16/11).

Tinggalkan Komentar