Dua Anak Tewas Keracunan Daging Kedaluwarsa Tiga Tahun di Restoran

Islamabad, PANRITA.News – Sebuah fakta tentang daging kedaluwarsa berhasil diungkap oleh Badan Pengawas Makanan di Karachi, Pakistan, Selasa (13/11/2018). Parahnya, daging kedaluwarsa tersebut dijadikan sajian di sebuah restoran setempat.

Berawal dari sidak yang dilakukan badan pengawas makanan, The Sindh Food Authority (SFA) terhadap restoran yang dianggapnya tak beres.

Setelah tiba di lokasi sidak, para petugas menyadari bahwa persediaan daging yang dimiliki restoran sedang dipindahkan secara diam-diam.

Namun, akhirnya petugas berhasil menemukan sebuah daging yang telah kedaluwarsa sejak tahun 2015, atau sudah kedaluwarsa tiga tahun lebih.

Direktur SFA Abrar Sheikh mengungkapkan bahwa sebelumnya manajemen restoran enggan untuk mengungkapkan keberadaan gudang tersebut.

Namun akhirnya petugas bisa menemukan gudang yang berisi makanan, minuman, dan daging yang tak layak konsumsi.

“Dagingnya berbau busuk dan itu akan kami buang agar tidak menyebarkan penyakit,” kata Sheikh dalam Geo.tv, Rabu (14/11).

Seorang pemuda yang diduga menjadi pelaku pemindahan daging kedaluwarsa tersebut dibawa pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Awalnya, SFA melakukan sidak ini lantaran mendengar adanya laporan bahwa ada dua anak meninggal karena keracunan makanan setelah makan di restoran tersebut.

Dua anak tersebut yakni Muhammad (5) dan Ahmed (1,5) yang kehilangan nyawanya pada Minggu (11/11/2018) waktu setempat.

Berdasarkan hasil autopsi pada malam harinya, Menurut Dr Shiraz petugas medis-hukum di Rumah Sakit Jinnah mengatakan bahwa kedua bocah tersebut meninggal karena keracunan.

Menjelang Senin malam, ibu dari dua bocah laki-laki yang meninggal itu melaporkan kasus tersebut pada pihak berwenang.

Leave a Reply