Viral Video Kapolsek di Pinrang Bersimpuh di Depan Massa yang Bawa Parang dan Balok

Viral Video Kapolsek di Pinrang Bersimpuh di Depan Massa yang Bawa Parang dan Balok

Viral Video Kapolsek di Pinrang Bersimpuh di Depan Massa yang Bawa Parang dan Balok

Pinrang, PANRITA.News – Video aksi heroik seorang polisi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ketika menghentikan aksi berutal massa viral di media sosial.

Polisi yang diketahui bernama Iptu Akbar merupakan Kapolsek Cempa Kabupaten Pinrang ini menuai simpati.

Pasalnya, dalam video tersebut terlihat aksi polisi itu melerai dan menghentikan amukan massa yang datang dengan membawa parang dan balok hendak menghabisi seorang pria yang berlindung di sebuah pohong pisang.

Iptu Akbar tampak bersimpuh dan memohon belas kasih di hadapan massa dengan maksud membujuk massa untuk menghentikan tindakan brutalnya.

“Aja pak, aja kasi (jangan pak, jangan kasihan),” terdengar suara yang terekam dalam video tersebut.

Video viral ini, salah satunya dibagikan humas Polri melalui akun instagram @tribratatvhumaspolri.

Dalam postingannya, Humas Polri menyampaikan bahwa aksi Iptu Akbar tersebut mendapat sambutan banyak pihak.

Salah satunya tokoh pemuda, Muhammad Nur, yang mengaku salut dan simpatik terhadap sang kapolsek.

“Beliau seorang Perwira Kepolisian dengan jabatan Kapolsek, tetapi rela bersimpuh memohon belas kasih warga demi menyelamatkan nyawa seorang pekerja tambang yang sudah terluka terkapar tak berdaya dari amuk massa. Kami salut dan simpatik atas tindakan beliau, dan hal seperti inilah yang perlu mendapatkan atensi penghargaan dari Pimpinan Polri,” kata Muhammad Nur, salah seorang tokoh Pemuda Pinrang yang juga menjabat sebagai salah satu wakil ketua di organisasi Pemuda Muhammadiyah Cabang Pinrang, Jum’at (8/11/3019) lalu.

Diketahui, peristiwa itu terjadi saat berlangsung aksi demonstrasi ratusan warga di lokasi tambang di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa Kabupaten Pinrang beberapa hari yang lalu.

https://www.instagram.com/p/B4pW0LiFQ2D/?igshid=11kbnqrnuoq82

Comment