Selamat! Andi Yuslim Patawari Wisuda Doktor Ilmu Pertanian di Unpad

Bandung, PANRITA.News – Tokoh muda Nasional, Andi Yuslim Patawari menjalani wisuda Doktor di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung, Jawa Barat yang didipimpin langsung oleh Rektor Rina Indiastuty, Rabu (17/5/2023).

Andi Yuslim Patawari diwisuda setelah menjalani kuliah pascasarjana doktoral atau S3 dari Fakultas Pertanian Unpad dan berhasil lulus dengan predikat sangat memuaskan.

AYP akronim nama Andi Yuslim Patawari berhasil menyelesaikan disertasinya yang berjudul “Dampak Reklamasi Terhadap Sosial Ekonomi Nelayan Kecil di Teluk Jakarta” dan berhasil mempertahankannya di hadapan 9 penguji.

Para penguji, terdiri dari Ketua Sidang Dr. Ir. Meddy Rachmadi, MP., Sekretaris Sidang Yusup Hidayat, SP., M.Phil., Ph.D., Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Dra. Zuzy Anna, M.Si., Anggota Tim Promotor 1 Prof. Drs. H. Yayat Dhahiyat., Ph.D., Anggota Tim Promotor 2 Prof. Dr. Ir. Zahidah, MS., serta oponen ahli yang terdiri dari Dr. Sc. Agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., M.Si., Prof. Sunardi, S.Si., M.Si., Ph.D., Dr. Asep Agus Handaka Suryana, S.Pi., dan Representasi Guru Besar Prof. Dr. Ir. H. Roni Kastaman MSIE.

Andi Yuslim Patawari, yang juga mantan Ketua DPP KNPI itu, membeberkan tentang penelitiannya. Dia menjelaskan, dampak reklamasi secara rinci terhadap sosial ekonomi yang menimpa masyarakat. Khususnya nelayan kecil.

AYP menjelaskan, penelitian disertasinya, mengedepankan pendekatan ilmu pengetahuan dan melibatkan pakar di bidangnya. Hasilnya adalah analisa terkait dampak positif dan negatif reklamasi Teluk Jakarta terhadap nelayan.

Saya berharap, hasil riset dan disertasi ini, menjadi rekomendasi kepada semua pihak agar ada solusi terbaik dan tepat untuk nelayan yang ada di Teluk Jakarta,” ujar Andi Yuslim Patawari yang juga Assesor BNSP ini dalam keterangan tertulisnya.

Desertasi AYP juga menemukan dua temuan baru atau novelty. Salah satunya adalah disertasi tersebut menggunakan penulusuran dengan kata kunci “small-scale fisheries”, “post reclamation”,” sustainability“ melalui Harzing Publish or Perish, bahwa PUBLIKASI jurnal penelitian ini hanya satu-satunya.

Ditanya soal wisuda doktornya, dia mengatakan, hal ini adalah tanggung jawab akademik sebagai agen perubahan untuk memberikan kontribusi pemikiran dalam bidang akademik untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi.

Comment