Penasaran dengan DDD Challenge yang Lagi Viral? Ini Arti dan Dampaknya

Manstrubasi

Illustrasi

PANRITA.News – Apakah kamu termasuk salah satu orang yang penasaran dan ingin ikut berpartisipasi dalam DDD Challenge? Jika iya, kamu wajib simak artikel ini sampai habis!

Apa itu DDD Challenge? DDD merupakan singkatan dari Destroy D*ck December. Jadi DDD Challenge adalah tantangan yang mengharuskan pria masturbasi sebanyak tanggal yang dilalui di bulan Desember.

Dikutip dari Metro, tantangan ini mengakhiri NNN atau No Nut November, di mana pria diharuskan ‘berpuasa’ tidak masturbasi sebulan penuh. Seperti halnya NNN, DDD adalah tantangan selama sebulan yang berhubungan dengan masturbasi.

Maksudnya adalah, jika melalui tanggal 1, maka pria masturbasi sekali sehari, sedangkan pada tanggal 3 Desember, tantangannya adalah masturbasi 3 kali dan begitu seterusnya. Tapi, perlu dicatat bahwa melakukan DDD Challenge di akhir bulan atau 31 Desember sangat tidak dianjurkan

Karena masturbasi terlalu banyak dalam waktu singkat dapat menyebabkan kondisi yang disebut edema, yang disebabkan oleh cairan di jaringan. Hal itu menyebabkan pembengkakan penis, yang mungkin tidak turun selama beberapa hari.

Selain itu kebanyakan masturbasi juga terkait dengan ejakulasi dini, lho. Sangat sulit bagi pria untuk mengontrol pelepasan sperma pada saat mereka terlalu banyak masturbasi. Jika melakukan masturbasi terlalu banyak dalam waktu singkat seperti tantangan DDD Challenge, maka kelamin akan membengkak dan tidak akan hilang dalam satu atau dua hari.

Menurut urolog dari Southern Illinois University, Amerika Serikat, pria yang sering masturbasi bisa mengalami cedera pada beberapa titik di bagian kelaminnya. Cedera ini bisa berupa luka ringan pada kulit, hingga cedera yang lebih serius. Misalnya, menimbulkan penyakit peyronie, yaitu kondisi penumpukan plak pada kelamin karena tekanan yang ditimbulkan (terlalu menekan) ketika masturbasi, yang bisa menyebabkan kelamin bengkok saat ereksi.

Tidak hanya itu, menurut ahli dalam penelitian yang dimuat The American Journal of Psychiatry, pria yang sering melakukan masturbasi memiliki risiko terserang depresi. Hal tersebut dikarenakan kondisi psikologis yang memburuk karena adanya perasaan bersalah setelah masturbasi.

Kemudian, pria yang belum menikah dan terlalu sering masturbasi bisa mengidap kompulsif masturbasi. Hal ini ujung-ujungnya bisa mengganggu kehidupan sehari-hari.

Pasalnya, ketidakseimbangan antara hasrat dan kebutuhan pribadi ini bisa menimbulkan rasa pusing dan ingin marah, jika dirinya belum melakukan masturbasi. Inilah yang akan mengganggu hubungan sosial dengan orang lain.

Mengikuti tantangan tertentu boleh saja, asalkan kita jangan sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain. Mengingat DDD Challenge lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya, tentunya kamu sudah bisa memutuskan apakah tetap akan ikut-ikutan tantangan yang sedang viral tersebut atau tidak. Jadilah bijak!

Sumber: suara.com

Tinggalkan Komentar