KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah sebagai Tersangka

Jakarta, PANRITA.News – KPK RI akhirnya menentukan status hukum Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah yang terjaring OTT di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Jumat (26/2/2021) hingga Sabtu (27/02/2021) dini hari.

Melalui Konferensi Pers yang digelar di Gedung Merah Putih, Jakarta, Minggu (28/02/2021) dini hari, KPK menetapkan Nurdin Abdullah (NA) sebagai tersangka.

NA ditetapkan sebagai tersangka bersama 2 orang lainnya yakni Sekretaris Dinas PU dan Tata Ruang Pemprov Sulsel, Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

“Tersangka dalam perkara ini sebanyak 3 orang. Sebagai penerima yaitu saudara NA dan saudara ER, sedangkan sebagai pemberi adalah saudara AS,” ujar Ketua KPK, Firli Bahuri.

Nurdin ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur. Dugaan suap yang diterima Nurdin dari Agung senilai miliaran rupiah.

Selain itu, Nurdin turut diduga menerima gratifikasi dari beberapa kontraktor lain.

Sebagai pihak yang diduga menerima suap, Nurdin dan Edy dijerat Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sementara Agung selaku pemberi suap dijeratPasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tinggalkan Komentar