Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete Nusa Tenggara Timur

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete Nusa Tenggara Timur.

PANRITA.News – Presiden Joko widodo meresmikan Bendungan Napun Gete Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur (23/02/2021).

Ini adalah 7 dari Bendungan yang dikerjakan di Nusa tenggara timur sejak tahub 2016 hingga 2021. Bendungan ini bertujuan untuk penyediaan air baku,untuk seluruh penduduk kota Maumere dan dan daerah sepanjang jalur distribusi dengan debit 214 liter/dtk serta pengembangan Irigasi bagi lahan pertanian seluas 300 Ha (intensifikasi )di Nebe, selain untuk air Baku dan Irigasi juga sebagai sektor parawisata dan pengendalian Banjir bagi daerah Hilir.

Peresmian Bendungan Napun Gete di mulai oleh sambutan Bapak Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

Dalam sambutannya, Bupati Sikka melaporkan kegunaan Bendungan napun Gete bagi masyarakat Sikka dan sekitarnya serta mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.

“Inilah maha karya yang di persembahkan oleh Bapak Presiden kepada kami dalam upaya mengenang hak-hak dasar Masyarakat,termasuk upaya penanaman Sapi maka kami Pemerintah dan masyarakat kabupaten Sikka dari hati yang tulus mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya buat Bapak Presiden,” katanya dalam sambutannya.

Sementara Presiden Jokowi hadir meresmikan bendungan Napun Gete tersebut .

“Setiap saya datang Ke Nusa tenggara Timur yang diminta adalah Bendungan dan itu adalah betul karena yang kurang di NTT adalah Air, karena begitu ada air semua bisa di tanam dan tanaman yang tumbuh, hasilnya bisa di ambil, limbahnya bisa digunakan untuk makanan ternak,” ujar Jokowi.

Diketahui, Bendungan Napun Gete adalah salah satu dari 7 Proyek Strategis Nasional (PSN),yang dibangun di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang bertujuan menambah kapasitas tampungan Air sehingga keberlanjutan suplai air irigasi kesawah terjaga dan Air baku untuk masyarakat bisa terpenuhi, Bendungan Napungete memiliki tampungan 14,34 juta m3 dan luas genangan 99,78 Ha, dan merupakan Bendungan Inti tegak menelan Biaya Rp. 884.664.904.000 yang diserap dari APBN.

“Saya yakin tidak lama lagi NTT akan makmur dan tidak menjadi provinsi yang kategorinya kalau di negara kita kategori masih kurang,” tambahnya.

Setelah sambutan telah selesai Presiden Jokowi di dampingi menteri sekertaris Kabinet Pramono Anung,Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat serta Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo,menekan tombol sirene yang menandakan Bendungan Napun Gete telah diresmikan,serta meninjau lokasi area sekitar Bendungan napun Gete.Berselang beberapa menit kemudian Bapak Presiden Jokowi meninggalkan Bendungan Napun Gete beserta Rombongan.

Tinggalkan Komentar