STAI DDI Makassar dan IAI Al-Amanah Jeneponto Gelar Workshop Penjaminan Mutu

STAI DDI Makassar dan IAI Al-Amanah Jeneponto Gelar Workshop Penjaminan Mutu

STAI DDI Makassar dan IAI Al-Amanah Jeneponto Gelar Workshop Penjaminan Mutu.

Makassar, PANRITA.News – Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) DDI Kota Makassar sukses menggelar zoominar workshop bertajuk “Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Penyusunan Borang Akreditasi Institut (AIPT), Rabu (22/7/2020).

Kegiatan tersebut sukses berlangsung atas kerjasama dengan Institut Agama Islam (IAI) Al-Amanah Jeneponto serta Masika ICMI Nasional.

Betindak sebagai moderator, Adnan, S.Ag, S.Pd M.Pd mengungkapkan bahwa dalam implementasi sistem penjaminan mutu internal atau SPMI serta menjaga Continuous Quality Improvement (CQI), perguruan tinggi membutuhkan alat atau sistem yang handal dalam pelaksanaannya, agar proses pelaporan borang, mengukur performa kinerja perunit maupun perorangan dengan KPI (Key Performance Indicators) dan proses AMAI (Audit Mutu Akademik Internal) menjadi lebih mudah.

“Hal lain juga bahwa Institut Agama Islam (IAI) Al-Amanah Jeneponto akan melakukan penyelesaain Akreditasi Institusi di Akhir Bulan Juli 2020,” ujar Adnan.

Pada kesempatan itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UMI, Prof Abdul Makhsud selaku narasumber menjelaskan bahwa tujuan penjaminan mutu adalah memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, yang dijalankan secara internal untuk mewujudkan visi dan misi PT, serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders melalui penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Menanggapi hal itu, salah satu Dosen STAI DDI Makassar, Muhammad Arsyam menyampaikan, dalam hal penjaminan mutu internal masing-masing perguruan tinggi tersebut dapat dilaksanakan secara internal oleh PT yang bersangkutan, dikontrol dan diaudit melalui kegiatan akreditasi yang dijalankan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi atau lembaga lain secara eksternal. Sehingga obyektifitas penilaian terhadap pemeliharaan dan peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan di suatu perguruan tinggi dapat diwujudkan.

“Langkah demi langkah STAI DDI Kota Makassar menyiapkan akreditasi, untuk itu diperlukan pengayaan dalam proses penyusunan borang dan juga dalam rangka mempertahankan tata kelola yang sudah bagus,” kata Arsyam yang juga merupakan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam.

“Jika ada kekurangan, ini kesempatan untuk mengoreksi dan memperbaiki. Sehingga didapatkan tata kelola yang bagus,” lanjut Arsyam.

Sementara itu, Dr. Ismail Suardi Wakke mewakil pengurus Masika ICMI Nasional menegaskan, penjaminan mutu merupakan pilar perguruan tinggi.

Atas dasar itulah, maka STAI DDI Kota Makassar, IAI Al Amanah jeneponto dan pengurus Nasional MASIKA ICMI berkolaborasi mengadakan diskusi terkait penyusunan borang dan juga penjaminan mutu perguruan tinggi.

“Ini merupakan upaya dalam menyelesaikan masalah secara bersama, masalah apapun yang terjadi jikalau dengan kolaborasi, akan terselesaikan. MASIKA ICMI berkomitmen untuk senantiasa mendorong kolaborasi pelbagai elemen bangsa termasuk dalam pendidikan tinggi,” tegas Ismail.

Tinggalkan Komentar